200 Juta Rekening Warga Dibuka, Airlangga: Kalau Judol Langsung Ditangkap

Oleh Hidayat Taufik pada 10 Sep 2026, 14:39 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun. Program tersebut diproyeksikan mencakup hingga 200 juta rekening dengan anggaran sekitar Rp11 triliun yang bersumber dari APBN.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan rekening tersebut tidak boleh digunakan untuk aktivitas judi online (judol). Pemerintah akan mengambil tindakan terhadap warga yang menyalahgunakan rekening untuk kegiatan ilegal tersebut.

"Nah, kalau judol kan langsung ditangkap," kata Airlangga di Istana Kepresidenan RI, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026).

Rekening masyarakat itu nantinya akan dibuka melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Setiap rekening akan mendapatkan saldo awal sebesar Rp50.000.

"Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta atau sekitar Rp 11 triliun lah," ujar Airlangga.

Airlangga mengatakan program pembukaan rekening tersebut akan segera direalisasikan. Namun, pemerintah terlebih dahulu akan melakukan pembahasan bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terkait penggunaan saldo awal, Airlangga memastikan dana Rp50.000 yang diberikan kepada masyarakat dapat ditarik.

Untuk Mempermudah Penyaluran Bansos

Program rekening massal tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Selain itu, rekening tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial (bansos).

"Tujuan rekening tersebut ditujukan untuk mempermudah penyaluran berbagai program pemerintah pada masa mendatang, termasuk bantuan sosial," kata Airlangga.

Pemerintah juga menegaskan bahwa pembukaan rekening ini tidak ditujukan khusus kepada kelompok masyarakat tertentu. Program tersebut dirancang agar masyarakat yang telah berusia 17 tahun dapat masuk ke dalam sistem keuangan dan lebih mudah menerima berbagai program pemerintah.