JAKARTA, Cobisnis.com - AKBP Netty Rosdiana buka suara mengenai keputusan mengundurkan diri dari Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri. Kabar tersebut sebelumnya juga disampaikan melalui akun Instagram pribadinya.
Netty menyatakan permohonan pengunduran dirinya terhitung sejak 1 September 2026. Ia menegaskan keputusan tersebut diambil atas kesadaran dan kemauan sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun."Permohonan ini saya ajukan setelah melalui pertimbangan yang matang dan dengan kesadaran serta kemauan saya sendiri," ujar Netty dalam keterangannya.
Perwira yang terakhir menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu mengungkapkan permohonan pengunduran dirinya sebenarnya telah diajukan sejak 20 Agustus 2026.
Menurut Netty, proses tersebut berjalan seiring dengan sejumlah kegiatan lain yang masih harus diselesaikan. Tanggal 1 September kemudian menjadi waktu yang digunakan untuk perhitungan pengunduran dirinya.
Netty tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusannya meninggalkan korps Bhayangkara. Namun, ia menyebut pilihannya berkaitan dengan prinsip yang diyakini dan suara hati nuraninya.
"Ketika ada hal-hal yang tidak lagi sejalan dengan prinsip yang saya yakini, saya memilih untuk mengambil jalan yang menurut saya lebih sesuai dengan hati nurani," ucapnya.
Selama berdinas di Polri, Netty mengaku telah memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran. Berbagai tugas yang dijalani juga menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya kepada institusi dan masyarakat.
Ke depan, Netty ingin lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Ia juga berencana mengembangkan kiprahnya di dunia akademik dengan berbagi ilmu dan pengalaman di sejumlah kampus.
"Saya ingin mengabdikan diri melalui dunia akademik, berbagi ilmu dan pengalaman di kampus, sekaligus memperluas kegiatan sosial agar kehadiran saya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya.
Netty menegaskan tidak menyesali keputusan untuk mengundurkan diri dari Polri. Baginya, langkah tersebut bukan menjadi akhir dari perjalanan pengabdian, melainkan awal untuk menempuh jalan baru.
"Saya tidak menganggap pengunduran diri sebagai akhir dari pengabdian. Justru, ini adalah awal dari perjalanan baru," katanya.