JAKARTA, Cobisnis.com – Euforia konser BTS di Jakarta semakin memuncak setelah seluruh tiket pertunjukan selama tiga hari resmi habis terjual. Tingginya antusiasme ARMY Indonesia ternyata juga dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab dengan menjalankan berbagai modus penipuan tiket.
Sejumlah calon pembeli dilaporkan mengalami kerugian setelah bertransaksi dengan akun yang mengaku memiliki akses khusus atau stok tiket tambahan. Modus tersebut banyak ditemukan melalui media sosial maupun aplikasi percakapan yang menawarkan harga dan jalur pembelian di luar penjualan resmi.
Promotor mengingatkan penggemar agar hanya membeli tiket melalui kanal resmi yang telah ditentukan. Penawaran dengan embel-embel “orang dalam”, “jalur prioritas”, atau jaminan tiket dipastikan tidak dapat dipercaya dan berpotensi menjadi penipuan.
Calon penonton juga diminta tidak mudah tergiur harga yang jauh lebih murah dibanding harga resmi. Dalam banyak kasus, korban baru menyadari telah ditipu setelah pembayaran dilakukan tetapi tiket tidak pernah dikirimkan.
Fenomena serupa sebelumnya juga terjadi pada penjualan tiket konser BTS di Singapura. Kepolisian setempat menerima sejumlah laporan penipuan dengan total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah akibat transaksi melalui akun tidak resmi.
Pihak penyelenggara terus mengimbau ARMY untuk selalu memverifikasi informasi yang beredar di media sosial. Penggemar disarankan mengikuti pembaruan hanya melalui akun resmi promotor dan platform penjualan tiket yang ditunjuk.
Selain memastikan keaslian tiket, pembeli juga sebaiknya menghindari transfer langsung kepada penjual yang identitasnya tidak dapat diverifikasi. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu mengurangi risiko menjadi korban penipuan saat berburu tiket konser populer.
Konser BTS di Jakarta menjadi salah satu acara musik paling dinantikan pada akhir 2026 sehingga permintaan tiket sangat tinggi. Di tengah antusiasme tersebut, kewaspadaan tetap menjadi kunci agar pengalaman menyaksikan konser tidak berubah menjadi kerugian akibat penipuan.