JAKARTA, Cobisnis.com – i3L University kembali menggelar i3L Competition Series (iCS) 2026 sebagai ajang kompetisi ilmiah tingkat nasional bagi siswa SMA. Mengusung tema Sustainable BioFutures dengan tagline Shaping Tomorrow Through Sustainable Innovation!, kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menghadirkan inovasi berbasis biologi dan bioteknologi demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
Kompetisi yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini menggabungkan pendekatan sains dan bisnis agar peserta mampu menghasilkan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aplikatif. Program Studi Biotechnology i3L University bersama dosen lintas disiplin turut berperan sebagai dewan juri dalam proses penilaian.
iCS 2026 diikuti oleh siswa SMA kelas 10 hingga 12 dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian kompetisi terdiri atas tahap preliminary, semifinal pada 9–10 Mei 2026, serta babak final yang digelar pada 20 Juni 2026 di kampus i3L University.
Pada tahap semifinal, peserta juga memperoleh pembekalan melalui sesi sharing session bersama Ilham Maulana dari Generasi Energi Bersih. Materi bertajuk Empowering Young Innovators to Drive Real Change memberikan wawasan mengenai pentingnya inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Tahun ini, iCS mencatat partisipasi sebanyak 146 tim yang berasal dari sekitar 600 siswa dari 60 sekolah di 20 kota di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, hanya 10 tim terbaik yang berhasil melaju ke babak final dan mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri.
Berdasarkan hasil penjurian, SMA Regina Pacis Bogor berhasil meraih Juara 1 melalui inovasi wadah makanan pintar yang mampu mendeteksi gas pembusukan akibat mikroba. Sementara itu, Ekumene Christian School meraih Juara 2 dengan alat penjernih air portabel berbahan ampas kopi, sedangkan Santa Angela Bandung menempati posisi ketiga lewat produk Bucha-Bite, permen gummy berbasis kombucha dengan kemasan biodegradable.
Kepala Program Studi Biotechnology i3L University, Dina Hermawaty, mengapresiasi kreativitas para peserta yang mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan nyata di masyarakat. Menurutnya, karya para finalis menunjukkan bahwa inovasi berkualitas dapat lahir meski dikembangkan dengan keterbatasan alat dan bahan.
Melalui i3L Competition Series, i3L University berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk mengembangkan inovasi di bidang bioteknologi berkelanjutan. Kompetisi ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pendidikan, industri, dan komunitas mampu melahirkan solusi yang berdampak bagi masyarakat sekaligus mempersiapkan inovator masa depan Indonesia.