JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersiap membangun Asrama Haji di Bali sebagai langkah memperkuat fasilitas pendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di kawasan tersebut.
Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menjelaskan pembangunan akan dilakukan di Jalan Pemelisan, Banjar Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar. Lahan seluas 1.920 meter persegi yang akan digunakan kini telah resmi menjadi aset Kementerian Haji dan Umrah setelah proses pengalihan administrasi dari Kementerian Agama rampung.
Menurut Gus Irfan, kehadiran Asrama Haji Bali akan menjadi fasilitas penting bagi calon jemaah haji dan umrah, khususnya yang berasal dari Bali dan wilayah sekitarnya. Selain menjadi tempat transit, asrama tersebut juga akan dimanfaatkan untuk pembinaan serta persiapan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada penyediaan gedung, tetapi juga memastikan setiap fasilitas mampu memberikan kenyamanan, kemudahan, dan pelayanan yang optimal bagi para calon jemaah.
Tak hanya di Bali, Kementerian Haji dan Umrah juga terus mempercepat pembangunan sarana dan prasarana layanan haji di berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kesiapan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di seluruh Indonesia.