Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu, Ini Risiko Kesehatannya

Oleh Desti Dwi Natasya pada 13 Apr 2026, 17:18 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Bahaya konsumsi ikan sapu-sapu perlu menjadi perhatian masyarakat sebelum mengolahnya sebagai bahan makanan. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai pembersih akuarium, namun memiliki potensi risiko kesehatan jika dikonsumsi.

Bahaya konsumsi ikan sapu-sapu salah satunya berasal dari kemampuannya mengakumulasi logam berat dari lingkungan. Ikan ini yang hidup di perairan tercemar dapat mengandung merkuri dan kadmium yang berbahaya bagi tubuh manusia.

Selain itu, ikan sapu-sapu juga berisiko terpapar limbah kimia dan pestisida dari lingkungan sekitarnya. Paparan zat berbahaya tersebut dapat masuk ke tubuh manusia jika ikan dikonsumsi tanpa memperhatikan sumber dan kualitasnya.

Risiko lain dari bahaya konsumsi ikan sapu-sapu adalah kemungkinan infeksi parasit. Ikan ini dapat membawa cacing atau organisme lain yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jika tidak dimasak dengan benar.

Tidak hanya itu, beberapa orang juga dapat mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan ini. Gejala yang muncul dapat berupa gatal, ruam kulit, hingga gangguan pencernaan akibat zat tertentu dalam tubuh ikan.

Dari segi kualitas, ikan sapu-sapu juga dikenal memiliki tekstur daging yang keras dan rasa yang kurang menarik. Hal ini membuatnya tidak umum dikonsumsi dibandingkan dengan jenis ikan lainnya yang lebih layak sebagai bahan pangan.

Bahaya konsumsi ikan sapu-sapu juga mencakup potensi keracunan makanan akibat zat berbahaya yang terakumulasi. Kondisi ini dapat memicu gejala seperti mual, muntah, dan diare setelah dikonsumsi.

Melihat berbagai risiko tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam memilih ikan konsumsi. Seperti disebutkan, “ikan sapu-sapu berpotensi membawa risiko kesehatan,” sehingga sebaiknya memilih jenis ikan lain yang lebih aman.