Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Oleh Rizki Meirino pada 11 May 2026, 17:13 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika geopolitik global yang masih berlangsung sepanjang 2026. Bank Mandiri menilai sinergi kebijakan fiskal dan moneter menjadi faktor utama yang menopang prospek pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi mengatakan, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat sebesar 5,61 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan kuartal IV 2025 yang berada di level 5,4 persen.

Pertumbuhan ekonomi didorong oleh konsumsi masyarakat yang tumbuh 5,52 persen secara tahunan serta akselerasi belanja pemerintah sebesar 21,8 persen. Peningkatan belanja negara tersebut sejalan dengan percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.

“Dengan sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif, kami meyakini pertumbuhan ekonomi dapat terus terjaga secara berkelanjutan,” ujar Ari dalam Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Di tengah tekanan global akibat konflik Amerika Serikat dan Iran yang mendorong harga minyak dunia menembus US$100 per barel, Bank Mandiri menilai koordinasi pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Kinerja industri perbankan nasional juga tercatat solid. Kredit industri tumbuh 9,49 persen secara tahunan hingga Maret 2026, sementara rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tetap terjaga di level 2,14 persen.

Sementara itu, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit bank only mencapai Rp1.530 triliun atau naik 17,4 persen secara tahunan. Dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat menjadi Rp1.675 triliun dengan laba bersih konsolidasi mencapai Rp15,4 triliun.

Selain memperkuat bisnis, Bank Mandiri juga terus mendukung program pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan Program 3 Juta Rumah, hingga dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi nasional secara berkelanjutan.