Baru 48 Jam Pasca Gencatan, AS Sudah Serang Wilayah Iran Lagi dan Teheran Meradang

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 26 May 2026, 23:17 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah militer AS menyerang situs rudal dan kapal di wilayah selatan Iran. Teheran menilai serangan itu sebagai pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Kementerian Luar Negeri Iran menyebut dalam 48 jam terakhir telah terjadi pelanggaran berat di wilayah Hormozgan. Iran juga menegaskan tidak akan membiarkan tindakan tersebut berlalu tanpa respons.

Komando Pusat AS mengakui serangan dilakukan pada Senin lalu. Washington menyebut operasi itu sebagai langkah bela diri untuk melindungi pasukan AS dari ancaman kapal Iran yang diduga hendak memasang ranjau di Teluk.

Di sisi lain, Garda Revolusi Iran mengklaim sempat menembak pesawat AS yang mencoba memasuki wilayah udara mereka. Perbedaan versi ini memperlihatkan situasi kawasan yang semakin sensitif.

Juru Bicara Komando Pusat AS, Tim Hawkins, mengatakan pihaknya tetap menahan diri selama masa gencatan senjata. Namun Iran menilai klaim itu bertolak belakang dengan serangan yang terjadi di wilayahnya.

Situasi makin rumit karena delegasi tingkat tinggi Iran sedang berada di Qatar untuk menjalani proses diplomatik dengan AS. Pembicaraan tersebut bertujuan mencari jalan keluar dari perang yang pecah sejak 28 Februari lalu.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio masih optimistis kesepakatan dapat dicapai meski negosiasi belum selesai. Dunia kini menunggu apakah perundingan di Qatar mampu meredam konflik atau justru gagal menahan eskalasi yang terus meningkat.