BGN Izinkan Bupati, Camat hingga Lurah Cek Dapur Makan Bergizi Gratis

Oleh Hidayat Taufik pada 05 Mar 2026, 12:56 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa pemerintah daerah dapat ikut mengawasi dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengawasan tersebut dapat dilakukan oleh pimpinan daerah, mulai dari bupati dan wali kota hingga lurah.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa kepala daerah diperbolehkan meninjau langsung dapur MBG untuk memastikan makanan yang disiapkan sesuai dengan anggaran serta standar yang telah ditentukan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program MBG yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks kantor gubernur Jawa Tengah. Dalam forum tersebut, Nanik juga mengajak para kepala daerah memanfaatkan momen Safari Ramadhan untuk melihat langsung proses pengolahan makanan di dapur MBG.

Ia menjelaskan, keterlibatan pemerintah daerah dalam pengawasan program ini merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 mengenai Tim Koordinasi Pelaksanaan MBG yang melibatkan 17 kementerian dan lembaga. Salah satu instansi yang termasuk dalam tim tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri, yang menaungi pemerintah daerah.

Dengan dasar aturan tersebut, pejabat di tingkat daerah seperti camat hingga lurah juga dapat melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas dapur MBG.

Pengawasan tidak hanya difokuskan pada kualitas menu makanan, tetapi juga mencakup kondisi kebersihan serta lingkungan sekitar dapur.

BGN mencatat, sejumlah dapur MBG sempat mendapat penolakan dari masyarakat karena lokasinya berada di kawasan permukiman. Oleh sebab itu, pemerintah daerah diminta memastikan operasional dapur tidak menimbulkan gangguan bagi warga setempat.

Jika ditemukan pelanggaran serius, misalnya kondisi dapur yang tidak memenuhi standar atau menyebabkan kasus keracunan makanan, kepala daerah dapat mengajukan rekomendasi penutupan kepada BGN.

BGN menegaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah tidak hanya menambah jumlah dapur MBG, tetapi juga berupaya memperbaiki kualitas pengelolaan serta standar operasional agar pelaksanaan program tersebut berjalan lebih baik.