Dahsyat! Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, 132 Orang Tewas

Oleh Hidayat Taufik pada 11 Aug 2026, 13:11 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia menelan banyak korban jiwa. Hingga laporan terbaru, sedikitnya 132 orang dinyatakan meninggal dunia.

Bencana yang terjadi pada Senin (10/8/2026) waktu setempat itu juga menyebabkan sekitar 570 orang mengalami luka-luka.

Tim penyelamat dan otoritas setempat masih melakukan pendataan serta penanganan terhadap para korban.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa utama terjadi sekitar pukul 07.34 waktu setempat.

Titik pusat gempa berada di kedalaman 107 kilometer, sekitar 5 kilometer di sebelah timur San Jose del Palmar.

Guncangan susulan dengan kekuatan M 5 terjadi sekitar 44 menit kemudian, tepatnya pukul 08.18 waktu setempat.

Episentrum gempa susulan berada sekitar 16 kilometer di sebelah barat San Jose del Palmar.

Asosiasi Kota-kota Kolombia mencatat korban meninggal tersebar di sejumlah wilayah. Risaralda menjadi salah satu daerah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 40 orang.

Kemudian Valle del Cauca mencatat 27 korban dan Pereira sebanyak 18 korban.

Sementara itu, empat korban dilaporkan berasal dari Chocho, dua korban dari Manizales, dan satu korban dari Quibdo.

Jumlah tersebut masih berpotensi berubah seiring proses pencarian dan verifikasi data di lapangan.

Dampak gempa tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada berbagai bangunan.

Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella menyebut sebanyak 1.575 rumah terdampak, termasuk 37 rumah yang mengalami kerusakan total.

Selain permukiman warga, gempa juga merusak 61 bangunan, 18 pusat kesehatan, serta 52 fasilitas pendidikan.

Sebanyak 18 ruas jalan turut mengalami kerusakan sehingga mengganggu mobilitas warga dan proses penanganan bencana.

Untuk mempercepat penanganan, pemerintah Kolombia menetapkan status bencana nasional. Langkah tersebut memungkinkan berbagai lembaga terkait memperkuat koordinasi sekaligus mengerahkan sumber daya untuk membantu masyarakat terdampak.

Presiden Abelardo De La Espriella memastikan pemerintah akan mengambil langkah cepat dalam menangani dampak gempa dan memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

"Negara hadir dan mengambil tindakan," tegas De La Espriella.