Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan Usai Selat Hormuz Ditutup Lagi 2026

Oleh Hidayat Taufik pada 19 Apr 2026, 14:47 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Indonesia menyatakan dua kapal milik Pertamina masih berada di wilayah Selat Hormuz. Situasi itu terjadi setelah Iran kembali menutup jalur pelayaran penting tersebut.


Hingga kini, pemerintah terus mengikuti perkembangan di kawasan. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Kedutaan Besar RI di Tehran serta instansi terkait.


Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengatakan komunikasi dengan Pertamina masih berlangsung. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan kapal Indonesia.


Meski demikian, sejumlah hambatan teknis masih terjadi di lapangan. Karena itu, pemerintah terus menyiapkan langkah penanganan terbaik.


Di sisi lain, pemerintah juga memberi perhatian pada warga negara Indonesia di Iran. KBRI Tehran terus menjalin komunikasi guna memastikan kondisi mereka tetap aman.


Apabila diperlukan, pemerintah siap memfasilitasi evakuasi WNI. Namun, keputusan itu akan menyesuaikan perkembangan keamanan setempat.


Sebelumnya, Iran menegaskan Selat Hormuz belum akan dibuka kembali. Pemerintah Iran meminta Amerika Serikat menghentikan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan mereka.


Jalur laut tersebut sempat dibuka untuk sementara waktu. Namun, penutupan kembali dilakukan kurang dari 24 jam setelahnya.