Harga Pertamax Naik, Pengendara Tetap Bertahan karena Takut Mesin Rusak

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 25 Jun 2026, 14:55 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Kenaikan harga Pertamax mulai dirasakan para pengendara di Jakarta. Meski biaya pengisian bahan bakar meningkat, banyak pengguna kendaraan tetap memilih menggunakan BBM RON 92 tersebut.

Sebagian pemilik mobil mengaku enggan beralih ke jenis BBM lain karena khawatir dapat memengaruhi performa mesin. Mereka menilai penggunaan bahan bakar yang sesuai spesifikasi kendaraan lebih aman.

Ahmad Sofian, pemilik Toyota CR-V, mengatakan tetap menggunakan Pertamax meski harganya naik. Menurutnya, biaya perbaikan kendaraan bisa lebih mahal dibanding penghematan dari mengganti jenis bahan bakar.

Ia mengaku sebelumnya hanya mengeluarkan sekitar Rp400 ribu untuk mengisi penuh tangki mobil. Kini biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp700 ribu untuk kebutuhan selama tiga hari.

Hal serupa dirasakan Farhan yang sejak awal menggunakan Pertamax. Ia memilih tetap memakai BBM tersebut karena dinilai sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan lebih aman bagi mesin kendaraan.

Meski demikian, Farhan kini membatasi pengeluaran dengan mengisi Pertamax sekitar Rp200 ribu setiap kali datang ke SPBU. Kenaikan harga juga membuat sebagian anggaran rumah tangga dialihkan untuk kebutuhan bahan bakar.

Pengguna lain, Rifky Ghivari, mengaku pengeluaran bensin kini mendekati Rp500 ribu per minggu. Meski tetap menggunakan Pertamax, ia berharap harga BBM dapat kembali turun agar beban pengeluaran masyarakat menjadi lebih ringan.