JAKARTA, Cobisnis.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Negeri Jakarta (HIPMI PT UNJ) sukses menyelenggarakan HIPMI Insight 2026 di Aula Bung Hatta, Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Mengusung tema "Mengakselerasi Lahirnya Pengusaha Muda Berdaya Saing melalui Kepemimpinan, Kaderisasi, dan Kolaborasi Strategis" dengan subtema "From Campus to Company: Perjalanan Membangun Bisnis Berkelanjutan", kegiatan ini menjadi wadah inspirasi, pembelajaran, dan penguatan jejaring bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa kewirausahaan.
Acara dibuka melalui sambutan (Opening Speech) oleh Achmad Lutfi, S.Kom., selaku Kepala Subdirektorat Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya membangun semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan jejaring sebagai bekal menghadapi tantangan dunia usaha di masa depan. Turut hadir pula jajaran pimpinan HIPMI, di antaranya Mahesa Satadini Husein (Ketua Bidang I Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi BPD HIPMI Jaya), Dzaki Adinda Husna (Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Selatan), dan Dhimas Pringgorodianto (Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Timur).
Salah satu sesi utama menghadirkan Bagus Wahyu Trianto, alumni Universitas Negeri Jakarta sekaligus alumni dan Dewan Pembina HIPMI PT UNJ yang kini sukses mengembangkan bisnis garment sebagai Owner Zavrel Indonesia. Selain menjalankan usahanya, Bagus juga aktif dalam kepengurusan BPC HIPMI Jakarta Selatan.
Dalam sesi diskusi panel yang dimoderatori oleh Intan Septiani Nur Ramadhan, Bagus Wahyu Trianto bersama Sidiq Munajat, Direktur Edura Cipta Gemilang sekaligus alumni HIPMI PT UNJ, membagikan pengalaman mereka membangun bisnis sejak masih menjadi mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut, Bagus menceritakan berbagai tantangan yang dihadapinya ketika merintis usaha, mulai dari membagi waktu antara perkuliahan, organisasi, dan bisnis hingga keterbatasan modal, relasi, serta pengalaman yang menjadi tantangan umum bagi mahasiswa yang ingin berwirausaha.
"Memulai bisnis dari bangku kuliah pasti dihadapkan pada keterbatasan modal dan relasi. Namun, kunci utamanya adalah keberanian untuk memulai serta bagaimana kita menyikapi setiap tantangan sebagai proses belajar. Di sinilah pentingnya peran kolaborasi dan jaringan (networking). HIPMI membuka ruang tersebut agar wirausahawan muda dapat saling mendukung dan saling melengkapi," ujar Bagus Wahyu Trianto.
Selain Bagus Wahyu Trianto dan Sidiq Munajat, forum diskusi juga menghadirkan **Hendra Desdino**, Ketua Umum Bakorda HIPMI PT Jaya, serta **Fajri Hamdani**, Ketua Dewan Pembina HIPMI PT UNJ. Para narasumber berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan, pengembangan bisnis, serta pentingnya membangun ekosistem kewirausahaan sejak di lingkungan kampus.
Kegiatan yang dapat diikuti secara gratis oleh mahasiswa ini terselenggara berkat dukungan berbagai mitra, yaitu Zavrel Indonesia, Edura Cipta Gemilang, Y.O.U, Isami Foods, AKRA, BPC HIPMI Jakarta Selatan, serta sejumlah komunitas dan media partner.
Melalui penyelenggaraan HIPMI Insight 2026, HIPMI PT UNJ kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi pengusaha muda yang adaptif, inovatif, tangguh, dan berdaya saing global. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang berbagi inspirasi, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya kolaborasi dan inovasi bisnis yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa.