JAKARTA, Cobisnis.com – Juneau dikenal sebagai ibu kota negara bagian Alaska yang menawarkan pemandangan alam spektakuler. Meski jumlah penduduknya relatif kecil, wilayah ini memiliki bentang alam yang sangat luas dan masih alami.
Berbeda dengan kebanyakan ibu kota di Amerika Serikat, Juneau tidak memiliki akses jalan darat dari kota lain. Karena itu, masyarakat dan wisatawan hanya dapat mencapainya menggunakan kapal atau pesawat.
Kota yang berada di kawasan Inside Passage ini menyuguhkan perpaduan antara sejarah, budaya, dan kekayaan alam. Selain itu, Juneau menjadi ibu kota negara bagian terbesar di Amerika Serikat berdasarkan luas wilayah.
Pegunungan tinggi yang mengelilingi kota tetap diselimuti salju hingga musim panas. Sementara itu, pesawat amfibi sering melintas di atas kota sebagai bagian dari transportasi harian.
Satwa liar juga menjadi bagian dari kehidupan di Juneau. Beruang, kambing gunung, hingga paus hidup di kawasan sekitar dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Di sisi lain, lokasi Juneau berada di tengah kawasan Tongass National Forest. Hutan ini merupakan hutan hujan beriklim sedang terbesar di dunia yang masih terjaga keasliannya.
Wilayah tersebut memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Karena itu, Juneau menjadi salah satu destinasi favorit bagi pencinta alam dan petualangan.
Namun, wisatawan perlu mempersiapkan diri menghadapi cuaca yang lembap. Juneau mengalami sekitar 230 hari hujan setiap tahun, meski bulan Juni biasanya menjadi periode dengan cuaca paling cerah.
Kondisi alam yang unik, akses yang terbatas, serta kehidupan satwa liar menjadikan Juneau berbeda dari ibu kota lainnya di Amerika Serikat. Selain menawarkan panorama menawan, kota ini juga memberikan pengalaman wisata yang dekat dengan alam.