JAKARTA, Cobisnis.com - Aparat kepolisian masih mengusut kasus kematian Sumarna (43), seorang petugas keamanan yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tangan terborgol di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Hingga kini, penyidik masih berupaya mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.
Untuk mengungkap kasus itu, Satreskrim Polres Purwakarta kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, meminta keterangan dari keluarga korban, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Polisi juga membuka kemungkinan adanya keterlibatan kelompok geng motor.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
Ia menjelaskan, penyidik masih kesulitan mengungkap kronologi secara utuh karena belum ditemukan saksi yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Dugaan sementara, kejadian berlangsung pada dini hari ketika kondisi di sekitar lokasi dalam keadaan sepi.
Selain minimnya saksi, penyelidikan juga terkendala belum adanya rekaman CCTV yang memperlihatkan secara utuh momen sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Meski dugaan keterlibatan geng motor sedang didalami, polisi menegaskan bahwa hal itu masih sebatas salah satu fokus penyelidikan dan belum dapat disimpulkan. Saat ini, penyidik terus mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap penyebab kematian sekaligus mengidentifikasi pelaku.
- Polres Purwakarta memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan hingga seluruh fakta dalam perkara tersebut berhasil diungkap dan pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.