JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pagu anggaran Kementerian Keuangan tahun 2027 sebesar Rp49,8 triliun. Usulan tersebut disampaikan dalam pembahasan anggaran bersama DPR sebagai bagian dari penyusunan APBN 2027.
Anggaran yang diajukan akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan berbagai tugas strategis Kementerian Keuangan. Selain menjaga stabilitas fiskal, dana tersebut juga diarahkan untuk memperkuat layanan publik dan reformasi birokrasi.
Menurut Purbaya, kebutuhan anggaran tersebut disusun berdasarkan target pembangunan nasional yang telah ditetapkan pemerintah. Kementerian Keuangan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan fiskal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagian anggaran akan dialokasikan untuk pengelolaan penerimaan negara dan pengawasan belanja pemerintah. Selain itu, penguatan sistem digital dan modernisasi layanan keuangan negara juga menjadi fokus utama.
Usulan anggaran tersebut sejalan dengan arah kebijakan fiskal pemerintah untuk tahun 2027. Pemerintah menargetkan APBN tetap sehat, kredibel, dan mampu mendukung berbagai program prioritas nasional.
Delapan klaster prioritas nasional menjadi dasar penyusunan kebijakan fiskal tahun depan. Program tersebut mencakup sektor pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, hingga pengentasan kemiskinan.
Pemerintah juga menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan negara dan peningkatan kualitas belanja. Langkah tersebut dilakukan agar setiap rupiah anggaran mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.
Pembahasan usulan pagu anggaran Kementerian Keuangan masih akan berlanjut bersama DPR sebelum ditetapkan secara final dalam APBN 2027. Hasil pembahasan nantinya akan menjadi dasar pelaksanaan program dan kebijakan fiskal pemerintah pada tahun mendatang.