JAKARTA, Cobisnis.com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar program Liburan ke Kampung Main untuk mengisi masa libur sekolah pada 1-5 Juli 2026. Agenda yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata bersama mitra Co-Branding Wonderful Indonesia tersebut menawarkan berbagai kegiatan edukatif yang menggabungkan unsur permainan, budaya, dan promosi destinasi wisata Indonesia.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan bahwa program ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya, tradisi lokal, serta pentingnya pariwisata berkelanjutan sejak usia dini.
Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dapat mengikuti beragam permainan dan lokakarya interaktif dengan tema berbeda setiap hari, mulai dari kuliner nusantara, warisan budaya, bahari, wastra, seni dan desain, hingga kesehatan dan kebugaran.
Salah satu wahana yang menarik perhatian adalah Petualangan Jagung, sebuah permainan berkonsep farm to table yang mengajak anak-anak memahami perjalanan hasil pertanian dari proses penanaman hingga siap menjadi makanan.
Tak hanya itu, tersedia pula permainan digital scavenger hunt yang mengajak peserta menyelesaikan misi sambil mengenal berbagai ikon destinasi wisata di Indonesia. Peserta juga berpeluang membawa pulang hadiah utama berupa voucher menginap dan sejumlah hadiah lainnya.
Masyarakat yang belum sempat berkunjung ke TMII tetap bisa mengikuti permainan scavenger hunt di sejumlah lokasi mitra Co-Branding Wonderful Indonesia, di antaranya HeHa Waterfall Bogor, HeHa Forest Sleman, Plaza Ambarrukmo, Plaza Malioboro Yogyakarta, Pramana Craft, Van Bloemen 1881 Sleman, serta Jatim Park Malang.
Pengunjung cukup memindai kode QR yang tersedia di setiap lokasi untuk mengikuti permainan. Aktivitas scavenger hunt secara daring masih berlangsung hingga 5 Juli 2026.
Melalui program ini, Kementerian Pariwisata menyasar Generasi Alpha agar lebih dekat dengan destinasi wisata Indonesia. Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya dan pariwisata nasional.