JAKARTA, Cobisnis.com - Departemen Imigrasi Malaysia menangkap 190 warga asing dan dua pria lokal dalam penggerebekan sebuah pusat hiburan di kawasan Pudu, Kuala Lumpur, Senin (19/10/2026). Operasi tersebut dilakukan setelah muncul keluhan masyarakat terkait gangguan yang ditimbulkan oleh tempat hiburan itu.
Direktur Divisi Penegakan Hukum Departemen Imigrasi Malaysia, Datuk Basri Othman, mengatakan warga asing yang ditahan terdiri dari 99 pria dan 91 wanita berusia 20 hingga 41 tahun. Sebanyak 188 orang merupakan warga negara Indonesia (WNI), sedangkan dua lainnya berasal dari Bangladesh dan India.
Dua pria lokal yang turut diamankan diduga merupakan pemilik dan pengelola pusat hiburan tersebut. Lokasinya diketahui hanya berjarak sekitar 10 meter dari sebuah masjid.
Menurut Basri, beberapa ruangan di tempat itu digunakan untuk kegiatan hiburan. Saat penggerebekan berlangsung, setiap ruangan diperkirakan diisi sekitar 50 hingga 60 orang.
Petugas menemukan sejumlah dugaan pelanggaran keimigrasian, termasuk izin tinggal yang telah kedaluwarsa atau overstay dan tidak adanya dokumen perjalanan yang sah. Seluruh orang yang ditahan kemudian dibawa ke kantor imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan dilakukan berdasarkan Pasal 6(1)(c) dan Pasal 15(1)(c) Undang-Undang Imigrasi Malaysia 1959/63. Ketentuan tersebut menjadi dasar penanganan dugaan pelanggaran keimigrasian dalam kasus ini.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga dilaporkan menemukan bubuk putih yang diduga narkoba di atas beberapa piring. Selain itu, kondom ditemukan di sejumlah ruangan di pusat hiburan tersebut.
Basri menyatakan pihaknya akan melanjutkan penyelidikan untuk mendalami kemungkinan adanya kegiatan asusila di lokasi itu. Dugaan tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan belum dinyatakan terbukti.
Penangkapan terhadap 188 WNI menjadi bagian terbesar dari total warga asing yang diamankan dalam operasi tersebut. Proses pemeriksaan selanjutnya akan menentukan tindak lanjut terhadap para tahanan berdasarkan dugaan pelanggaran yang ditemukan.