JAKARTA, Cobisnis.com - Pakistan menyatakan siap memberikan dukungan yang dibutuhkan Arab Saudi untuk menghadapi serangan kelompok Houthi dari Yaman di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan kawasan tersebut.
Direktur Jenderal sayap media militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, menegaskan bahwa keamanan dan kedaulatan Arab Saudi menjadi prioritas bagi Islamabad, termasuk perlindungan terhadap dua kota suci umat Islam, Makkah dan Madinah.
“Dukungan apa pun yang dibutuhkan untuk itu sedang dan akan diberikan,” kata Chaudhry, dikutip dari Independent Arabia, Selasa (20/10/2026).
Ia menegaskan Pakistan memandang kedaulatan, integritas wilayah, serta keamanan Arab Saudi sebagai hal yang tidak dapat ditawar.
Komitmen tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan akibat serangan kelompok Houthi yang berbasis di Yaman.
Pakistan, Arab Saudi, dan Turki Perkuat Kerja Sama
Pakistan dan Arab Saudi bersama Turki tergabung dalam Mecca Joint Defence Alliance.
Pada awal Oktober 2026, aliansi tersebut menyepakati pengaktifan langkah-langkah pencegahan serta pengerahan pasukan secara cepat ke Arab Saudi untuk menghadapi serangan Houthi yang didukung Iran.
Selain melalui aliansi tersebut, Islamabad dan Riyadh juga memiliki pakta pertahanan bilateral yang ditandatangani pada September 2025.
Kesepakatan itu menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu negara akan diperlakukan sebagai tindakan agresi terhadap keduanya.
Pernyataan terbaru Pakistan mempertegas komitmen pertahanan kedua negara di tengah ketegangan yang terus berkembang di Timur Tengah.