Proyektil Houthi Hantam Permukiman Arab Saudi, Enam Terluka

Oleh Desti Dwi Natasya pada 20 Oct 2026, 15:30 WIB

Proyektil yang diluncurkan kelompok Houthi menghantam permukiman di Najran, Arab Saudi, menyebabkan enam warga terluka serta merusak rumah dan kendaraan.

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebuah proyektil yang diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman menghantam kawasan permukiman di Najran, wilayah selatan Arab Saudi, pada Minggu (18/10/2026) waktu setempat.

Pertahanan Sipil Arab Saudi melaporkan enam warga terluka dalam insiden tersebut, sementara tiga rumah dan tiga kendaraan mengalami kerusakan.

Tim darurat langsung merespons kejadian itu, dengan pihak berwenang menegaskan bahwa penargetan objek sipil merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional.

Di sisi lain, stasiun televisi al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan 10 orang tewas dan 23 lainnya terluka akibat dugaan serangan udara Arab Saudi terhadap sebuah rumah di Provinsi Saada, Yaman utara, pada Minggu yang sama.

Menurut laporan tersebut, sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak.

Hingga laporan itu disampaikan, belum ada komentar langsung dari pihak Arab Saudi maupun koalisi yang dipimpin negara tersebut mengenai dugaan serangan udara di Saada.

GCC Desak Tindakan Internasional

Pada Minggu (18/10/2026), Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Jasem Mohamed Albudaiwi, menyerukan tindakan internasional yang efektif untuk menghentikan serangan Houthi terhadap Arab Saudi.

Dalam pertemuan Dewan Menteri GCC di Manama, ibu kota Bahrain, Albudaiwi mengatakan serangan berkelanjutan terhadap bandara, fasilitas sipil, dan infrastruktur energi Arab Saudi membutuhkan respons internasional.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk menghentikan serangan sekaligus mencegah ancaman lebih lanjut terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.

Perkembangan ini terjadi di tengah aksi saling serang yang terus berlangsung antara kelompok Houthi dan Arab Saudi, yang menjadi sekutu utama pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Konflik Yaman Berlangsung Sejak 2014

Yaman telah dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara tersebut.

Pada 2015, koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi militer di Yaman untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

Konflik berkepanjangan itu terus memengaruhi keamanan Yaman dan kawasan sekitarnya, termasuk hubungan antara kelompok Houthi dan Arab Saudi.