Pecco Bagnaia Temukan Solusi Kebangkitan Ducati di Mandalika

Oleh Desti Dwi Natasya pada 10 Oct 2026, 18:00 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembalap Ducati Francesco “Pecco” Bagnaia mengungkapkan perubahan yang membantunya bangkit di MotoGP Indonesia 2026 setelah menemukan solusi untuk memperbaiki performa motor usai balapan di Jepang.

Pemahaman baru tersebut membuat juara dunia MotoGP dua kali itu tampil lebih kompetitif dalam sesi latihan di Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10/2026), sekaligus mengakhiri rentetan enam kegagalan menembus kualifikasi kedua (Q2) secara langsung.

Bagnaia mengaku tidak memperkirakan bisa masuk 10 besar setelah mengalami kesulitan pada sesi sebelumnya, tetapi evaluasi dari balapan di Motegi membantunya meningkatkan kemampuan pengereman dan memasuki tikungan.

“Jujur saja, melihat penampilan kemarin, saya tidak menyangka bisa melakukannya di sini, karena biasanya kami cukup kesulitan,” katanya, dikutip dari Crash, Sabtu (10/10/2026).

“Namun pagi ini, berkat balapan di Jepang di mana kami memahami sesuatu, saya merasa lebih baik dalam hal pengereman dan memasuki tikungan. Jadi, saya bisa melakukan lebih banyak putaran, putaran berturut-turut, dan itu membantu saya untuk mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri,” imbuhnya.

Meski menunjukkan kemajuan, Bagnaia masih menghadapi kendala dalam mengendalikan bagian depan motor dan harus bergantian menggunakan dua motor dengan pengaturan berbeda selama sesi sore, sehingga evaluasi teknis masih diperlukan untuk meningkatkan konsistensi.

Pembalap asal Italia itu mengapresiasi upaya tim Ducati dalam memperbaiki performa motor, tetapi menilai Aprilia masih memiliki keunggulan, terutama di sektor dua dan sektor empat yang membuatnya kehilangan waktu.

“Tapi saya senang dengan pekerjaan yang telah dilakukan; saya rasa kami telah melakukan pekerjaan yang baik. Aprilia, saat ini, terlalu jauh. Tapi kami masih punya ruang untuk meningkatkan performa,” jelasnya.

Bagnaia menilai perubahan kecil pada pengaturan motor berpotensi memberikan hasil signifikan setelah pengurangan sudut kemiringan membantunya memperbaiki catatan waktu di sejumlah sektor, sehingga ia berencana melanjutkan evaluasi untuk menghadapi sesi berikutnya.

Perbaikan tersebut menjadi modal bagi Bagnaia dan Ducati untuk kembali bersaing di Mandalika, meskipun mereka masih harus mengejar performa Aprilia yang tampil lebih kuat pada akhir pekan balap tersebut.