JAKARTA, Cobisnis.com - Pertamina Patra Niaga bergerak merespons gempa bumi berkekuatan 7,7 Magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Perusahaan memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak sekaligus ketersediaan energi untuk mendukung penanganan keadaan darurat.
Melalui program Pertamina Peduli, Pertamina Patra Niaga mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak Sabtu. Bantuan disiapkan berdasarkan informasi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa makanan, tetapi juga berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
"Tim Pertamina Patra Niaga di wilayah terdampak memberikan informasi kebutuhan bantuan dan per hari ini (15/8) kami telah mengirimkan bantuan tersebut. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa makanan, tetapi juga berbagai kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat," ujar Kitty. dikutip dari beberapa sumber, Minggu (16/08/2026)
Hingga 15 Agustus 2026, bantuan telah menjangkau sekitar 422 penerima manfaat. Bantuan tersebut terdiri dari lebih dari 250 paket makanan siap santap, 100 dus air mineral, 20 dus biskuit, 15 dus roti, dan 20 dus susu UHT.
Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan perlengkapan kesehatan dan kebersihan. Bantuan tersebut meliputi paracetamol, obat diare, vitamin, minyak kayu putih, pampers, pembalut wanita, sabun mandi, dan tisu basah.
Dukungan lainnya berupa tiga unit toilet portable dan satu unit genset berkapasitas 3.000 watt. Perlengkapan tersebut digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama kondisi darurat.
Bantuan yang disalurkan mendapat apresiasi dari perwakilan masyarakat terdampak. Warga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pertamina Patra Niaga bagi masyarakat yang terdampak gempa.
"Alhamdulillah, malam ini kami telah menerima bantuan untuk masyarakat terdampak gempa. Kami mewakili seluruh warga yang terdampak mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas bantuan yang telah diberikan," ujar perwakilan penerima bantuan.
Kitty mengatakan kehadiran perusahaan dalam situasi bencana merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan tidak hanya dilihat dari jumlah, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan warga di lapangan.
"Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa hadir dan membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak. Bantuan yang kami siapkan bukan hanya soal jumlah, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan," ujar Kitty.
Sebelumnya, Fuel Terminal Reo juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan pangan kepada masyarakat terdampak di wilayah sekitar. Pertamina Patra Niaga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan selama masa penanganan pascabencana.
Respons tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat gempa. Penyaluran bantuan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.