Polisi Selidiki Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Konser Ancol

Oleh Desti Dwi Natasya pada 11 Aug 2026, 12:51 WIB

Ilustrasi minuman keras

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi menyelidiki aksi promosi minuman keras (miras) yang diduga menggunakan hafalan Al-Qur'an sebagai tantangan saat konser The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Video aksi tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman, sebuah booth produk miras terlihat menggelar tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha kepada pengunjung dengan imbalan yang diduga berupa minuman keras.

“Terkait berita tersebut Unit Reskrim Polsek Pademangan sedang melakukan penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Iptu Maryati Jonggi, Selasa (11/08/2026).

Maryati mengatakan polisi akan memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kejadian tersebut. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung.

Dalam video yang beredar, sejumlah pengunjung terlihat menghafalkan ayat-ayat Surah Ad-Dhuha secara bergantian. Aksi tersebut kemudian disambut sorakan dan tepuk tangan dari pengunjung lain.

Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Niam Sholeh turut mengecam kejadian tersebut. Ia menilai penggunaan ayat suci dalam promosi minuman beralkohol tidak dapat dibenarkan dari sisi agama, etika, maupun hukum.

“Membuat gimik membaca Al-Qur'an dengan iming-iming hadiah minuman keras adalah bentuk perendahan kesucian Al-Qur'an,” kata Niam.

Pihak The Sounds Project juga menyampaikan kecaman terhadap kejadian tersebut. Penyelenggara menegaskan aksi itu tidak sesuai arahan maupun persetujuan mereka.

“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut,” kata The Sounds Project melalui akun Instagram resminya.

Penyelenggara mengaku telah menegur pihak sponsor dan meminta persoalan tersebut diselesaikan hingga tuntas. Mereka juga akan mengidentifikasi pihak yang terlibat serta melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.