JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas kesehatan di Carolina Utara, Amerika Serikat, mengevaluasi ratusan orang setelah mereka berinteraksi dengan anak kambing yang terpapar rabies di sebuah kebun binatang keliling.
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Carolina Utara menyatakan bahwa hingga Rabu, sebanyak 284 orang telah menjalani evaluasi oleh dinas kesehatan setempat. Sementara itu, sejumlah warga lainnya berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan untuk menilai risiko paparan rabies.
Kasus ini melibatkan kambing milik Farm Adventures, sebuah usaha wisata edukasi yang berbasis di Harmony, Carolina Utara. Otoritas setempat menyebut hewan tersebut mengikuti berbagai kegiatan keliling di sejumlah wilayah negara bagian.
Antara 28 Juli hingga 27 Agustus, Farm Adventures membawa kambing-kambing tersebut ke sedikitnya 10 lokasi berbeda. Selain itu, hewan tersebut juga hadir dalam berbagai acara komunitas dan kegiatan privat.
Beberapa lokasi yang dikunjungi mencakup piknik organisasi masyarakat, pusat perawatan lansia, serta acara penyambutan tahun ajaran baru. Karena itu, otoritas kesehatan memperkirakan jumlah orang yang berpotensi terpapar cukup besar.
Rabies merupakan penyakit virus yang menyerang sistem saraf dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Namun, tenaga kesehatan dapat memberikan vaksin pencegahan setelah seseorang terpapar untuk mengurangi risiko infeksi.
Saat ini, dinas kesehatan setempat terus menghubungi warga yang kemungkinan pernah berinteraksi langsung dengan kambing tersebut. Sementara itu, pihak berwenang juga mengimbau masyarakat yang menghadiri acara terkait untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika memiliki kekhawatiran mengenai paparan rabies.
Selain melakukan penelusuran kontak, otoritas kesehatan terus memantau perkembangan kasus guna memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi masyarakat.