Reformasi Penegakan Hukum, Prabowo Siap Tindak Tegas Oknum di Polri dan TNI

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 22 Mar 2026, 20:39 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi sektor penegakan hukum, termasuk di tubuh Polri dan TNI, demi memperkuat fondasi negara.

Ia menyampaikan bahwa transformasi bangsa tidak akan berjalan tanpa perbaikan di institusi penegak hukum. Menurutnya, reformasi harus menyentuh seluruh perangkat negara yang memiliki kewenangan hukum.

Prabowo menekankan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk pejabat tinggi seperti jenderal. Sikap ini menunjukkan pendekatan tegas terhadap pelanggaran di internal aparat.

Ia juga mengingatkan bahwa ulah segelintir oknum dapat merusak citra institusi secara keseluruhan. Dampaknya bukan hanya pada reputasi, tetapi juga kepercayaan publik terhadap negara.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut telah mengambil langkah nyata dengan memecat sejumlah pejabat tinggi. Beberapa di antaranya bahkan telah diserahkan ke proses hukum lebih lanjut.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan wacana. Penegakan hukum ditegaskan harus berjalan tanpa kompromi.

Meski demikian, Prabowo tetap memberikan ruang bagi institusi untuk melakukan perbaikan internal. Ia ingin setiap lembaga mampu membersihkan diri sebelum intervensi lebih jauh dilakukan.

Namun, jika upaya tersebut tidak berjalan efektif, pemerintah siap mengambil tindakan tegas. Hal ini menunjukkan adanya batas toleransi yang jelas dalam proses reformasi.

Prabowo juga menyoroti pentingnya pengawasan di lapangan. Ia menilai praktik ilegal seperti tambang ilegal tidak mungkin terjadi tanpa adanya kelengahan atau pembiaran aparat.

Pernyataan ini sekaligus menjadi kritik terhadap sistem pengawasan yang dinilai masih memiliki celah. Perbaikan sistemik dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Bagi Prabowo, penegakan hukum yang kuat dan berintegritas adalah kunci negara yang berhasil. Prinsip rule of law harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan.

Upaya reformasi ini juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas nasional. Kepercayaan publik terhadap aparat menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan.