Rusia Tolak Jual Minyak ke Negara Pendukung Batas Harga di Tengah Krisis Energi

Oleh Desti Dwi Natasya pada 04 Apr 2026, 14:52 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia tolak jual minyak ke negara tertentu di tengah lonjakan harga energi global. Oleh karena itu, rusia tolak jual minyak menjadi langkah tegas dalam menjaga kepentingan pasar energi.

Wakil Menteri Luar Negeri Andrey Rudenko menyampaikan kebijakan tersebut kepada publik. Selain itu, ia menegaskan Rusia tidak akan melayani negara yang dianggap provokatif.

Negara yang dimaksud termasuk anggota G7 dan sekutunya seperti Australia. Namun, negara-negara ini sebelumnya menerapkan pembatasan harga terhadap minyak Rusia.

Kebijakan batas harga tersebut memaksa Rusia menjual minyak dengan harga lebih rendah. Oleh karena itu, Rusia kini mengambil sikap untuk menghentikan penjualan ke pihak terkait.

Di sisi lain, harga minyak Rusia justru meningkat signifikan di pasar global. Sementara itu, minyak jenis Urals kini dijual dengan harga jauh lebih tinggi dibanding awal bulan.

Krisis energi global dipicu oleh konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Selain itu, penutupan Selat Hormuz memperparah gangguan pasokan energi dunia.

Selat Hormuz menjadi jalur penting distribusi minyak global yang sangat strategis. Oleh karena itu, gangguan di wilayah tersebut langsung berdampak pada kenaikan harga energi dunia.

Sementara itu, sejumlah negara Asia mulai mencari pasokan minyak dari Rusia. Selain itu, langkah ini menunjukkan pergeseran dinamika perdagangan energi di tengah ketegangan global.