Samsung Siapkan Imbal Hasil Rp1.300 Triliun untuk Pemegang Saham

Oleh Desti Dwi Natasya pada 23 Aug 2026, 13:14 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Samsung Electronics menyiapkan imbal hasil sekitar 90 triliun won hingga 110 triliun won Korea bagi para pemegang saham sepanjang 2026.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat Dewan Direksi Samsung Electronics pada Jumat (21/8/2026) waktu setempat.

Jika terealisasi di batas atas, nilai imbal hasil tersebut mencapai sekitar US$79,3 miliar atau setara Rp1.300 triliun. Angka ini juga mencatat rekor baru karena lima kali lebih besar dibandingkan rekor sebelumnya sebesar 20,3 triliun won pada 2020.

Mengutip Samsung Newsroom, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan pertumbuhan bisnis memberikan manfaat langsung kepada pemegang saham.

Samsung juga menerapkan kebijakan imbal hasil pemegang saham selama tiga tahun berturut-turut sejak 2024 hingga 2026. Perusahaan berkomitmen mengalokasikan 50 persen arus kas bebas atau free cash flow (FCF) untuk pengembalian kepada pemegang saham.

Pada 2024 hingga 2025, Samsung telah membayarkan dividen reguler sebesar 19,6 triliun won. Pada 2025, perusahaan juga memberikan dividen khusus 1,3 triliun won serta melakukan pembelian kembali dan pembatalan saham senilai 8,4 triliun won.

Dengan memasukkan 2026, total imbal hasil kepada pemegang saham selama periode 2024-2026 diperkirakan mencapai 120 triliun won hingga 140 triliun won.

Untuk kuartal III 2026, Samsung berencana membagikan sekitar 30 triliun won dalam bentuk dividen tunai, termasuk dividen reguler. Rincian finalnya akan ditetapkan dalam rapat Dewan Direksi pada Oktober 2026.

Sementara itu, sisa imbal hasil akan ditentukan pada Januari 2027 setelah kinerja keuangan Samsung sepanjang 2026 dikonfirmasi. Pengembalian tersebut dapat berupa dividen tunai maupun pembelian kembali dan pembatalan saham.

Dewan Direksi Samsung juga menyetujui pembelian kembali saham sekitar 15 triliun won untuk kompensasi karyawan. Langkah ini diharapkan turut meningkatkan nilai bagi pemegang saham.