JAKARTA, Cobisnis.com - Bantal bisa dibilang salah satu barang terpenting di tempat tidur. Sebab, bantal juga satu perlengkapan penting untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Maka dari itu, penting sekali untuk mengganti bantal secara berkala.
Seiring waktu, bantal akan kehilangan bentuk aslinya. Selain itu, bantal juga akan menumpuk debu, bakteri, keringat hingga minyak wajah dan memicu gangguan kesehatan lainnya.
Menurut Dr. Jennifer Holman, dokter kulit bersertifikat mengatakan bantal umumnya perlu diganti setiap satu hingga dua tahun, tetapi beberapa bantal dapat bertahan lebih lama tergantung pada bahan yang digunakan.
"Sebagai contoh, bahan memory foam berkualitas tinggi biasanya akan bertahan lebih lama daripada bantal berbahan lainnya," katanya dikutip dari shouternliving, Kamis (06/08/2026).
Lebih lanjut Dr. Holman menjelaskan bantal, seperti halnya sarung bantal, dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, tungau debu, dan sel-sel kulit yang terlepas saat tidur.
"Bantal juga memberikan penjajaran pada leher dan punggung saat tidur, dan ini penting untuk meminimalkan rasa sakit dan ketidaksejajaran selama tidur," jelas Holman.
Selain masalah penyangga dan penataan posisi, bantal yang kotor juga dapat menyebabkan iritasi kulit yang sama seperti yang ditimbulkan oleh sarung bantal yang belum dicuci.
"Jika rentan terhadap alergi musiman, menggunakan penutup alergi untuk meminimalkan paparan alergen dan tungau debu juga penting," tambah Dr. Holman.
Lantas, bagaimana cara mengetahui bantal perlu diganti?
Jika kamu kesulitan menentukan apakah perlu bantal baru, Dr. Holman memberikan tips yang baik untuk mengetahui kapan harus mengganti bantal lama, yaitu :
1. Bantal tidak lagi memberikan dukungan dan keselarasan yang tepat untuk leher dan punggung Anda saat tidur, sehingga kamu terbangun dengan nyeri leher, bahu, atau kepala.
2. Bantal tidak lagi mempertahankan bentuknya, menjadi pipih atau menggumpal, dan cepat kempes setelah dikempiskan.
3. Bantal menjadi bernoda atau berbau secara permanen, atau mulai mengalami iritasi kulit, bersin, atau gatal.
Selanjutnya, bagaimana cara mencuci bantal di rumah dengan benar?
Dr. Holman mengatakan jika belum waktunya mengganti bantal, membersihkannya di rumah adalah pilihan yang baik. Sebagian besar bantal dapat dicuci dengan mudah di mesin cuci dan sebaiknya dicuci setiap beberapa bulan sekali.
"Periksa label perawatan untuk petunjuknya. Tergantung pada ukuran mesin cuci," jelasnya.
Selanjutnya, untuk menjaga bantal agar lebih awet dan tahan lama, yaitu dengan merawat bantal dengan pembersihan rutin untuk mencegah noda dan bau lebih lama, dan jemur di bawah sinar matahari untuk menyegarkannya dan memberikan sirkulasi udara.