Sebut Negosiasi Menunjukkan Kemajuan, Trump Tetap Enggan Capai Kesepakatan dengan Iran

Oleh Chodijah Febriani pada 08 Oct 2026, 20:33 WIB

Presiden AS Donald Trump

JAKARTA, Cobisnis.com - Meskipun utusan khususnya, Steve Witkoff, disebut menunjukkan kemajuan dalam perundingan dengan Teheran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa mencapai kesepakatan dengan Iran bukanlah pilihan yang diinginkannya.

"Dia sedang mengupayakan kesepakatan dengan Iran dan melakukan tugasnya dengan sangat baik. Saya rasa kesepakatan itu sebenarnya bukan sesuatu yang ingin saya lakukan, tetapi mereka bersedia menawarkan apa saja kepada kami untuk menghentikan ini," kata Trump kepada para pendukungnya dalam kampanye di San Antonio, Texas dikutip dari Anadolu, Kamis (8/10/2026).

"Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," tambahnya.

Trump mengungkapkan kalau Witkoff sebagai "negosiator hebat" yang telah mencatat sejumlah pencapaian luar biasa, termasuk dalam perundingan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Bahkan, Presiden AS itu juga mengatakan bahwa dirinya memperkirakan perang dengan Iran akan segera berakhir.

"Perang itu akan berakhir, dan itu akan terjadi dalam waktu sangat dekat. Memang harus segera berakhir," ungkap Trump, seraya menyebut Iran sebagai "negara gagal".

Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan media yang menyebut Gedung Putih telah meminta Pentagon menyiapkan sejumlah opsi serangan terhadap target-target Iran yang dapat dilaksanakan sebelum pemilihan paruh waktu AS pada 3 November.

AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari. Teheran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone di berbagai wilayah kawasan serta secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur strategis bagi pasokan energi dunia.

AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman pada Juni setelah upaya mediasi Pakistan dan Qatar untuk menghentikan permusuhan dan membuka jalan bagi perundingan.

Namun, pelaksanaan kesepakatan tersebut sejak itu mengalami kebuntuan akibat sejumlah perbedaan pandangan, termasuk mengenai keamanan dan pelayaran di Selat Hormuz.