JAKARTA, Cobisnis.com - Satu keluarga di Mumbai, India, meninggal dunia setelah konsumsi semangka yang diduga mengandung racun tikus pada akhir April 2026. Keluarga itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak perempuan, keempatnya tidak ada yang selamat.
Tes forensik menemukan jejak zinc fosfit di tubuh keempat korban dan di semangka yang mereka konsumsi. Zinc fosfit adalah bahan kimia beracun yang umum dipakai dalam racun tikus dan sangat berbahaya jika masuk ke tubuh manusia.
Temuan forensik lainnya cukup mengejutkan. Beberapa organ korban termasuk otak, jantung, dan usus berubah warna hijau sebagai tanda khas keracunan bahan kimia ini.
Pihak berwenang selidiki apakah zinc fosfit mencemari semangka secara tidak sengaja atau sengaja disuntikkan. Selain itu, ditemukan jejak morfin di tubuh sang ayah yang buat penyelidikan semakin meluas.
Wakil Komisaris Polisi Pravin Munde mengonfirmasi laporan kematian tidak wajar sudah diterima di Markas Polisi JJ Marg. Penyelidikan masih berlanjut untuk ungkap asal muasal racun tersebut.
Kronologi dimulai 25 April 2026 saat keluarga itu gelar acara kumpul bersama kerabat. Mereka makan malam bersama tamu, termasuk menikmati biryani ayam yang sudah disajikan.
Setelah kerabat pulang sekitar pukul 22.00, keluarga lanjut konsumsi semangka sekitar pukul 01.00 dini hari. Beberapa jam kemudian sekitar pukul 05.00 pagi, mereka mulai keluhkan muntah dan diare.
Dokter dipanggil ke rumah, tapi kondisi keempatnya terus memburuk dan segera dilarikan ke rumah sakit. Salah satu anak perempuan sudah dinyatakan meninggal sebelum sampai di rumah sakit.
Tiga korban lainnya meninggal selama perawatan di Rumah Sakit JJ milik pemerintah Mumbai. Semua makanan terakhir korban sudah diamankan pihak berwenang untuk keperluan penyelidikan.
Polisi masih teliti apakah temuan morfin di tubuh sang ayah berkaitan keperluan medis atau hal yang lebih mencurigakan. Seluruh hasil forensik akan jadi dasar untuk tentukan langkah hukum selanjutnya.