JAKARTA, Cobisnis.com - Serangan Israel kembali menewaskan tiga orang di Jalur Gaza bagian tengah, termasuk seorang anak berusia empat tahun.
Dilansir dari berbagai sumber, Senin (24/08/2026), serangan udara Israel menghantam Kota Al-Zawayda dan menewaskan dua orang, salah satunya Muhammad Abdel Salam Taha.
"Kedua korban tewas serta beberapa orang yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah," kata layanan penyelamatan pertahanan sipil Gaza, dikutip dari berbagai sumber, Senin (24/08/2026).
Serangan lainnya juga dilaporkan terjadi di kamp pengungsi Nuseirat dan menewaskan satu orang.
Militer Israel menyatakan salah satu serangan tersebut menargetkan seorang yang disebut sebagai 'teroris'.
Kekerasan di Gaza masih berlanjut meski gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober telah mengurangi intensitas serangan Israel.
Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 1.286 orang tewas akibat operasi Israel sejak gencatan senjata diberlakukan.
Data korban tersebut berasal dari kementerian yang beroperasi di bawah otoritas Hamas dan dinilai dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Di sisi lain, militer Israel melaporkan lima tentaranya tewas dalam periode yang sama.
Selain itu, seorang kontraktor sipil juga dilaporkan meninggal dunia selama periode tersebut.