JAKARTA, Cobisnis.com – Singapura tengah membangun destinasi wisata baru yang digadang-gadang menjadi salah satu proyek pariwisata terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Resor wellness bernama Therme Singapore tersebut ditargetkan mampu menarik sekitar 3,2 juta pengunjung setiap tahun setelah mulai beroperasi.
Proyek senilai sekitar S$1 miliar itu dibangun sebagai bagian dari strategi jangka panjang sektor pariwisata Singapura. Pemerintah menargetkan pengembangan atraksi baru untuk meningkatkan daya tarik negara tersebut sebagai destinasi wisata sekaligus pusat bisnis internasional.
Therme Singapore akan menghadirkan konsep resor wellness modern yang memadukan fasilitas rekreasi, relaksasi, dan ruang hijau dalam satu kawasan. Kompleks ini dirancang memiliki tujuh lantai dengan luas lebih dari 720.000 kaki persegi.
Fasilitas yang disiapkan mencakup kolam air hangat, area spa, taman tropis dalam ruangan, hingga berbagai wahana hiburan keluarga. Konsep tersebut diharapkan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara sepanjang tahun.
Pengembangan proyek ini merupakan bagian dari visi Tourism 2040 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas destinasi wisata dan belanja wisatawan. Singapura tidak hanya membidik kenaikan jumlah pengunjung, tetapi juga mendorong peningkatan pengeluaran wisata melalui atraksi berkelas dunia.
Selain mengembangkan proyek baru, Singapura juga tengah memperluas berbagai destinasi unggulan lainnya, termasuk kawasan hiburan terpadu dan fasilitas perhotelan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata di tengah persaingan regional yang semakin ketat.
Keberadaan Therme Singapore diharapkan dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan yang mencari pengalaman liburan berbasis kesehatan dan kebugaran. Konsep ini dinilai sejalan dengan meningkatnya tren wisata wellness di berbagai negara dalam beberapa tahun terakhir.
Apabila target tersebut tercapai, destinasi baru ini diproyeksikan menjadi salah satu kontributor penting bagi industri pariwisata Singapura. Pemerintah berharap proyek tersebut mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi wisata premium di kawasan Asia.