Spesies Hiu Paling Langka di Dunia Muncul Lagi di Kalimantan Utara, 43 Ekor dalam 3 Pekan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 26 May 2026, 06:54 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim peneliti gabungan menemukan 43 ekor Hiu Gangga atau Glyphis gangeticus di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Spesies hiu air tawar ini dikenal sangat langka dan berstatus kritis terancam punah.

Penelitian dilakukan pada 2023 oleh tim dari Universitas Hasanuddin, James Cook University, dan Universitas Borneo Tarakan. Dalam waktu kurang dari tiga minggu, para peneliti berhasil mengamati puluhan spesimen di satu kawasan sungai.

Temuan ini dinilai luar biasa karena sejak tahun 2000 kemunculan Hiu Gangga di seluruh wilayah persebarannya tercatat sangat sedikit. IUCN bahkan menetapkan spesies ini dalam kategori Critically Endangered.

Populasi global Hiu Gangga diperkirakan tersisa kurang dari 250 individu dewasa. Penurunan populasi selama puluhan tahun terakhir disebut telah melampaui 80 persen.

Peneliti juga menetapkan Sungai Sesayap sebagai Important Shark and Ray Area (ISRA) pada 2024. Kawasan ini dianggap penting sebagai habitat dan area asuhan bagi Hiu Gangga.

Ancaman utama spesies ini berasal dari tangkapan tidak sengaja dalam aktivitas perikanan, degradasi habitat, sedimentasi sungai, hingga pembangunan bendungan yang mengganggu ekosistem alami.

Melalui forum konservasi yang digelar di Universitas Borneo Tarakan, para peneliti dan pemerintah mendorong model perlindungan yang melibatkan masyarakat pesisir agar upaya konservasi Hiu Gangga bisa berjalan lebih efektif.