JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjadi perhatian publik setelah raut wajahnya tertangkap kamera ketika Tim nasional sepak bola Argentina tertinggal dari Tim nasional sepak bola Mesir pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Duel yang digelar di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026), berlangsung sengit sejak menit awal. Mesir lebih dulu memimpin melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15 sehingga membuat Argentina berada dalam tekanan.
Keunggulan tersebut membuat permainan Mesir semakin percaya diri. Sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan dan beberapa kali mengancam gawang Argentina.
Memasuki menit ke-22, kamera siaran menyorot Gianni Infantino yang berada di tribun penonton. Ia terlihat memasang ekspresi serius dengan dahi berkerut sambil sesekali menutup bibirnya, seolah mengikuti jalannya pertandingan dengan penuh ketegangan.
Cuplikan tersebut kemudian ramai beredar di media sosial, termasuk melalui unggahan akun Instagram @futbol360hn.
Ekspresi tegang Infantino kembali menjadi sorotan setelah Mostafa Ziko menggandakan keunggulan Mesir pada menit ke-67 dan membawa timnya memimpin 2-0.
Meski demikian, Argentina mampu menunjukkan mental juara. Tim Tango sukses membalikkan keadaan melalui gol Cristian Romero pada menit ke-79, Lionel Messi pada menit ke-83, dan Enzo Fernandez pada masa injury time (90+3') untuk mengamankan kemenangan dramatis 3-2 sekaligus melaju ke babak perempat final.
Kontroversi Iringi Jalannya Pertandingan
Selain menyajikan drama lima gol, laga ini juga diwarnai sejumlah keputusan wasit François Letexier yang menuai perdebatan.
Salah satu momen paling kontroversial terjadi saat Mostafa Ziko sempat mencetak gol yang diyakini memperlebar keunggulan Mesir. Setelah melakukan selebrasi, gol tersebut akhirnya dibatalkan usai wasit menerima rekomendasi peninjauan VAR karena dinilai ada pelanggaran dalam proses terciptanya gol.
Keputusan tersebut memancing protes dari berbagai pihak. Namun, berdasarkan ketentuan IFAB, VAR memang memiliki kewenangan untuk meninjau pelanggaran, handball, maupun offside yang terjadi sebelum sebuah gol tercipta.
Meski sempat dianulir, Ziko akhirnya tetap mencatatkan namanya di papan skor ketika kembali mencetak gol yang membawa Mesir unggul 2-0.
Memasuki pengujung laga, tensi pertandingan semakin tinggi. Wasit mengeluarkan kartu kuning kepada Mostafa Shobeir, Hamdi Fathy, dan Marwan Attia setelah terjadi beberapa pelanggaran.
Kubu Mesir juga sempat melayangkan protes karena merasa layak mendapatkan hadiah penalti. Namun, wasit tetap bergeming dan justru memberikan kartu kuning kepada pelatih Hossam Hassan akibat dianggap melakukan protes berlebihan. Di tengah situasi panas tersebut, Mohamed Salah terlihat berusaha menenangkan rekan-rekannya.