Waspada, 15 Makanan Ini Dapat Menyebabkan Perut Kembung dan Banyak Gas

Oleh Hidayat Taufik pada 15 Jul 2026, 12:01 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Perut kembung setelah makan tidak selalu disebabkan oleh porsi makan yang terlalu banyak. Beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari ternyata dapat meningkatkan produksi gas di saluran pencernaan sehingga memicu rasa tidak nyaman.

Makanan sehat seperti kacang-kacangan, sayuran kol-kolan, hingga buah tertentu mengandung senyawa yang sulit dicerna tubuh. Ketika mencapai usus besar, zat tersebut difermentasi oleh bakteri dan menghasilkan gas yang dapat menyebabkan perut terasa penuh, sering bersendawa, atau lebih sering buang angin.

Berikut 15 makanan dan minuman yang diketahui dapat memicu pembentukan gas di dalam perut:

Kacang-kacangan dan kacang polong

Susu serta produk olahannya

Brokoli, kubis, kembang kol, dan kecambah brussel

Gandum utuh, oat, dan beras merah

Bawang putih dan bawang bombai

Minuman bersoda

Apel

Buah kering seperti kismis dan prune

Semangka

Kopi

Oatmeal dalam porsi besar

Jamur shiitake

Permen karet

Permen keras

Makanan atau minuman dengan pemanis buatan

Meski berpotensi menyebabkan gas, sebagian besar makanan tersebut tetap memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh. Karena itu, tidak perlu dihindari sepenuhnya. Mengatur porsi makan, mengunyah makanan secara perlahan, serta mengurangi konsumsi minuman bersoda dan pemanis buatan dapat membantu mengurangi risiko perut kembung.

Apabila keluhan gas berlebih disertai nyeri hebat, diare berkepanjangan, atau perubahan pola buang air besar, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.