3 Kebiasaan Pagi yang Dapat Mendukung Kesehatan Hati Lebih Baik

Oleh Chodijah Febriani pada 03 Oct 2026, 16:30 WIB

Sarapan Sehat - pexels/Meletus

JAKARTA, Cobisnis.com - Setiap pagi merupakan kesempatan yang baik untuk mendukung kesehatan salah satu organ terpenting di tubuh kita, yaitu hati.

Hati yang sehat memainkan peran penting dalam kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Salah satu kondisi paling umum yang terkait dengan hati yang tidak sehat adalah penyakit hati steatosis terkait disfungsi metabolik (MASLD, sebelumnya dikenal sebagai penyakit hati berlemak nonalkoholik).

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, MASLD adalah penyebab penyakit hati yang paling umum, yang memengaruhi sekitar 24 persen orang dewasa di AS.

Dan penyakit hati dapat mempengaruhi lebih dari sekadar hati. Penelitian menunjukkan bahwa seiring dengan semakin parahnya kerusakan dan jaringan parut pada hati, risiko masalah kesehatan serius pun meningkat. Orang dengan penyakit hati yang lebih lanjut juga lebih mungkin mengembangkan kondisi seperti diabetes tipe 2 dan masalah ginjal.

Maka dari itu, penting sekali untuk menjaga kesehatan hati dengan melakukan rutinitas pagi hari dengan kebiasaan sederhana. Tindakan sehari-hari ini dapat membantu serta mendukung kesehatan hati. Berikut dilansir dari eatingwell, Sabtu (3/10/2026), ini beberapa hal yang baik kamu lakukan di pagi hari untuk kesehatan organ hati.

1. Manfaatkan sarapan dengan baik

Ingin memberikan awal yang lebih baik bagi hati di pagi hari? Semuanya dimulai dari apa yang kamu makan. Salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk mendukung kesehatan hati adalah dengan mengurangi gula berlebih yang banyak ditemukan dalam makanan olahan siap saji untuk sarapan.

Menurut Jennifer Lai, MD, MBA, ahli hepatologi integratif bersertifikasi tiga bidang di Universitas California, San Francisco, ketika kamu memberikan lebih banyak gula daripada yang dibutuhkan hati, organ ini akan mengubah energi ekstra tersebut menjadi lemak, yang seiring waktu dapat menyebabkan perlemakan hati, peradangan, dan kerusakan hati,

"Gula berlebih adalah salah satu racun paling umum bagi hati."

"Jika kamu memulai hari dengan makanan manis, itu dapat memicu serangkaian lonjakan dan penurunan kadar glukosa darah yang dapat menyebabkan keinginan ngemil di tengah pagi, lebih banyak camilan manis, dan lebih banyak lonjakan serta penurunan," ungkap Lai.

Dia menyarankan untuk mengoptimalkan sarapan Anda dengan memulainya dengan baik, dengan makanan asli dan bergizi yang kaya serat, protein, dan lemak sehat.

2. Banyak bergerak setelah makan

Lakukan olahraga setelah makan, seperti jalan kaki terutama di pagi hari. Itu adalah kebiasaan sederhana yang dapat memberikan manfaat kesehatan yang berarti seiring waktu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), termasuk Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik setiap minggu untuk membantu menjaga berat badan yang sehat dan menurunkan risiko kondisi seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Ada manfaat lain dari bangun dan bergerak setelah makan lalu berolahraga secara konsisten selama lebih dari tiga bulan meningkatkan ukuran kesehatan hati pada penderita MASLD.

Jalan kaki singkat dapat membantu mengelola gula darah setelah makan. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga setelah makan dapat menurunkan glukosa darah dan juga dapat mengurangi jumlah insulin yang dibutuhkan tubuh untuk mengelola lonjakan gula darah setelah makan. Menggabungkan gerakan setelah makan sebagai kebiasaan pagi yang teratur dapat mendukung pengendalian gula darah dan kesehatan metabolisme yang lebih baik.

"Meskipun gerakan 15 hingga 30 menit setelah makan memberikan hasil yang paling maksimal. Pada akhirnya, kebiasaan pagi terbaik adalah kebiasaan yang akan kamu lakukan secara konsisten," ucap Lai.

3. Minum teh atau kopi tanpa gula

Studi menunjukkan bahwa minum sekitar 2 sampai 3 cangkir kopi sehari dikaitkan dengan risiko kejadian terkait hati yang 40 persen lebih rendah. Antioksidan dan senyawa alami lainnya dalam kopi dapat membantu mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel hati dari kerusakan, mendukung kesehatan hati dan menurunkan risiko penyakit hati kronis.

Namun, cara kamu menikmati kopi lebih diperhatikan lagi. Menambahkan sirup gula atau pemanis lainnya, termasuk madu, ke dalam kopi dapat menambah jumlah gula dan kalori yang signifikan. Pemanis buatan mungkin juga tidak memberikan manfaat yang sama seperti minum kopi tanpa pemanis. Untuk pilihan yang paling ramah bagi hati, pertimbangkan untuk menikmati kopi dengan sedikit atau tanpa tambahan pemanis.

Jika kamu bukan penggemar kopi dan lebih menyukai teh, ada beberapa bukti bahwa teh hijau khususnya yang kaya akan polifenol dan katekin dapat mendukung kesehatan hati. Konsumsi teh hijau seduh tanpa pemanis setiap hari telah menunjukkan efek positif pada enzim hati dan penurunan risiko kanker hati yang signifikan.