Menkes Budi Gunadi: Menangis Bisa Bantu Redakan Stres

Oleh Hidayat Taufik pada 03 Oct 2026, 09:00 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Menangis sering dianggap sebagai tanda seseorang tidak kuat menghadapi masalah. Karena itu, sebagian orang memilih menahan air mata agar tetap terlihat tegar.

Namun, menangis ternyata dapat menjadi bagian dari proses alami tubuh dalam mengelola emosi. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa menangis memiliki manfaat bagi kesehatan jiwa.

Melalui unggahan video di akun Instagramnya, Budi mengatakan menangis bukan menunjukkan seseorang sedang dalam kondisi lemah.

"Jangan salah, menangis itu ternyata ada manfaatnya loh buat kesehatan jiwa," kata Budi.

Membantu Mengurangi Stres

Menurut Budi, air mata yang muncul karena emosi dapat membantu tubuh menurunkan hormon yang berkaitan dengan stres. Menangis juga disebut berkaitan dengan peningkatan hormon oksitosin dan endorfin.

Kedua hormon tersebut berperan dalam membantu meredakan rasa nyeri, baik secara fisik maupun mental.

"Pertama, fungsinya sebagai detoks alami. Dengan kita mengeluarkan air mata, tubuh kita bisa menurunkan hormon kortisol. Ini adalah hormon stres. Kedua, hormon oksitosin dan hormon endorfin kita akan naik. Dan ini adalah hormon-hormon yang meredakan nyeri fisik maupun nyeri mental," jelas dia.

Membantu Tubuh Lebih Rileks

Selain membantu mengelola stres, menangis juga dapat membuat tubuh terasa lebih tenang. Kondisi tersebut dikaitkan dengan aktifnya sistem saraf parasimpatik ketika seseorang menangis.

Budi juga mengingatkan bahwa menangis tidak seharusnya dipandang sebagai sesuatu yang memalukan atau menunjukkan kelemahan.

"Jadi ingat ya, nangis itu bukan menandakan diri kita lemah. Justru ini adalah teknik alami bisa mengurangi gejala-gejala overthinking yang membuat kita memiliki masalah," pungkas Budi.