JAKARTA, Cobisnis.com - Hanya karena handuk kamu belum robek, bukan berarti kamu tidak perlu membeli yang baru.
Maka dari itu, penting sekali untuk merawat handuk dengan mencuci handuk secara rutin agar kotoran tidak menempel di dalam serat kain handuk.
"Agar awet, pastikan kamu merawat handuk dengan membersihkan handuk. Karena handuk cenderung menyerap banyak kotoran dan minyak dari tubuh, dan dapat menjadi tempat berkembang biaknya banyak kuman," kata Janet Wischnia, pendiri American Blossom Linens dikutip dari shoutern living, Kamis (24/9/2026).
Nah, berikut tanda-tanda handuk kamu harus diganti dengan yang baru, yaitu :
1. Terasa kasar
Handuk sudah kasar itu adalah indikator jelas bahwa handuk tersebut sudah terlalu tua untuk digunakan. "Ini terkadang terjadi ketika dicuci dengan terlalu banyak deterjen," jelas Wischnia.
2. Handuk tersebut masih berbau, bahkan setelah dicuci
Jika handuk masih berbau apek meskipun sudah dicuci dengan deterjen, ini berarti handuk tersebut mulai menyerap lebih banyak kuman daripada kelembapan dan harus diganti.
"Jika handuk kamu sering meneteskan air dan tidak lagi menyerap sebanyak sebelumnya, itu berarti handuk tersebut sudah tidak berfungsi dengan baik dan sudah saatnya diganti," tambah Wischnia .
3. Handuk robek dan berjumbai di ujungnya
"Ini adalah tanda yang lebih jelas, tetapi kerusakan apa pun pada bahan berarti handuk tersebut perlu diganti. Hal ini dapat menyebabkan handuk tidak lagi menyerap air," bebenya.
4. Kamu telah memilikinya selama beberapa tahun
Wischnia menyarankan untuk segera diganti kalau handuk tersebut sudah dipakai bertahu -tahun.
Pentingnya mengganti handuk sangat bergantung pada kegunaannya. "Hal penting yang perlu diingat adalah mengganti handuk kamar mandi setiap dua hingga lima tahun sekali, dan handuk dapur serta kain lap setiap tahun atau setiap dua tahun sekali, tergantung kualitasnya," jelas Wischnia
Sementara, untuk seberapa sering harus mencucinya itu tergantung pada apa sebenarnya yang kamu gunakan untuk handuk tersebut.
"Untuk handuk kamar mandi, sebaiknya dicuci setiap 3 sampai 4 hari, sedangkan handuk dapur perlu dibersihkan lebih sering. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah ketika handuk basah, pastikan untuk menjemurnya hingga kering daripada membiarkannya menumpuk, karena dapat menyebabkan bau apek," jelas Wischnia.
Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan saat mencari handuk baru. Handuk yang lebih lembut dan lebih menyerap biasanya lebih berat dan tebal. Dan menurut Wischnia, sebaiknya memperhatikan ukuran dan bahan yang digunakan.
"Serat merupakan aspek penting lainnya yang perlu dipertimbangkan ketika memikirkan daya tahan dan daya serap handuk. Hotel dan pusat kebugaran sering memilih handuk yang terbuat dari katun/poliester, yang lebih tahan lama dan lebih cepat kering tetapi kurang menyerap dibandingkan hanya katun," sambung Wischnia.
Menurut Wischnia, handuk ultra-penyerap terbaik terbuat dari 100 persen katun organik dan memiliki serat benang yang padat dan lembut.
"Katun organik secara alami kuat dan lembut. Dan, ujung handuk harus dijahit dengan rapi, sehingga handuk akan lebih tahan terhadap penguraian dan pada akan lebih awet," pungkasnya.