73 Bulan Tanpa Gaji, Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 24 Jun 2026, 11:46 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang guru Aparatur Sipil Negara di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengaku tidak menerima gaji selama enam tahun. Meski demikian, ia tetap menjalankan tugas mengajar di sekolah tempatnya bertugas.

Hasrianti, guru di SMP Negeri 2 Baubau, mengatakan gajinya berhenti sejak 2019. Selama sekitar 73 bulan, ia mengaku tidak pernah menerima haknya sebagai ASN dan tidak mendapat penjelasan resmi terkait penghentian gaji tersebut.

Menurut Hasrianti, dirinya disebut dipindahkan ke SMP Negeri 7 Baubau. Namun informasi itu hanya disampaikan melalui nota tugas yang hingga kini diakuinya tidak pernah diterima.

Karena tidak pernah menerima dokumen tersebut, Hasrianti tetap mengajar di SMP Negeri 2 Baubau. Ia mengaku tetap hadir setiap hari dan menjalankan kewajibannya sebagai guru.

Persoalan itu semakin berat karena Hasrianti menjadi tulang punggung keluarga. Suaminya diketahui telah sakit selama 14 tahun sehingga kebutuhan rumah tangga sebagian besar harus ditanggung dirinya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Hasrianti mengaku terpaksa berutang dan berjualan secara daring bersama anak-anaknya. Meski kondisi ekonomi keluarga terdampak, ia memilih tetap mengajar karena merasa masih berstatus ASN aktif.

Hasrianti telah mengadukan persoalan tersebut kepada sejumlah lembaga, sementara Pemerintah Kota Baubau menyatakan kasus itu sedang ditangani BKN. Pemerintah daerah kini menunggu keputusan terkait status dan penyelesaian persoalan yang dialami guru tersebut.