Afrika Selatan Deteksi Strain Andes pada Kasus Hantavirus dari Kapal Pesiar

Oleh Desti Dwi Natasya pada 07 May 2026, 19:43 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – South Africa mendeteksi strain Andes pada dua kasus hantavirus yang berkaitan dengan wabah penyakit di sebuah kapal pesiar berbendera Belanda.

Menteri Kesehatan Afrika Selatan, Aaron Motsoaledi, menyampaikan temuan tersebut dalam pemaparan kepada Komite Portofolio Kesehatan di Majelis Nasional Afrika Selatan.

Dikutip dari Xinhua, kasus tersebut berasal dari klaster penyakit pernapasan akut serius di kapal pesiar yang membawa 147 wisatawan. Kapal diketahui berangkat dari Ushuaia pada 1 April dan berlayar melintasi Samudra Atlantik Selatan.

Dalam perjalanan tersebut, dilaporkan terjadi dua kematian dan satu kasus kritis di atas kapal. Dua penumpang kemudian meninggal dunia setelah turun dari kapal, sementara satu penumpang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit Afrika Selatan setelah dievakuasi secara medis.

Motsoaledi menjelaskan bahwa terdapat lebih dari 38 strain hantavirus yang telah dikenal. Penyakit ini merupakan zoonosis yang umumnya menular dari hewan pengerat ke manusia melalui kontak dengan kotoran atau cairan tubuh hewan terinfeksi.

Namun, strain Andes disebut berbeda karena menjadi satu-satunya strain hantavirus yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia, meski kasus penularannya tergolong sangat jarang.

“Penularan dapat terjadi apabila terdapat kontak yang sangat dekat,” ujar Motsoaledi dalam keterangannya.

Pemeriksaan yang dilakukan National Institute for Communicable Diseases menunjukkan bahwa strain Andes menjadi penyebab infeksi pada dua pasien yang diperiksa di Afrika Selatan.

Sementara itu, World Health Organization masih menilai risiko global wabah ini berada pada tingkat rendah. Otoritas kesehatan Afrika Selatan saat ini terus melakukan pelacakan kontak dan pemantauan guna mencegah penyebaran lebih lanjut.