JAKARTA, Cobisnis.com - Dilaporkan bahwa Amerika Serikat telah menyetujui rancangan kesepakatan yang diajukan Qatar sebagai mediator dalam perundingan dengan Iran.
Kesepakatan tersebut mencakup kemungkinan pelonggaran pembatasan program nuklir Teheran dengan imbalan pembebasan sebagian aset Iran yang dibekukan Washington.
Berbagai sumber yang mengetahui proses perundingan mengatakan pada Selasa (3/11/2026) bahwa AS telah menyetujui rancangan nota kesepahaman yang disampaikan mediator Qatar kepada Iran pada Senin (2/11/2026).
Dikutip dari Anadolu, sumber berita yang ditujukan kepada surat kabar Qatar, Al-Araby Al-Jadeed, menyatakan, tim mediasi telah memberikan penjelasan kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengenai nota kesepahaman tersebut, dan kedua negara juga telah menyetujuinya.
Menurut laporan surat kabar tersebut, Washington dan Teheran telah mencapai kesepahaman mengenai konsesi yang berkaitan dengan program nuklir Iran dan aset negara tersebut yang dibekukan.
"Teheran akan mengumumkan konsesi terkait program nuklirnya sebagai imbalan atas pengumuman Washington mengenai pembebasan sebagian aset Iran yang dibekukan," kata sumber-sumber tersebut.
Mereka menambahkan bahwa pengumuman dari kedua pihak akan dilakukan secara bersamaan.
Saat ini, pembahasan masih berlangsung mengenai mekanisme pengumuman kesepakatan secara serentak oleh Washington dan Teheran.
Pembahasan tersebut mencakup langkah-langkah awal serta pengumuman kesepakatan sementara yang diharapkan dapat membuka jalan bagi dimulainya kembali perundingan antara kedua negara.
Ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Teheran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah aset AS di kawasan tersebut sebelum kesepakatan gencatan senjata tercapai pada April.
Washington dan Teheran sebelumnya menandatangani nota kesepahaman mengenai kebebasan navigasi di Selat Hormuz pada 18 Juni.
Namun, pelaksanaan kesepakatan tersebut terhambat akibat perbedaan pandangan mengenai pengaturan keamanan di jalur perairan strategis itu.