Bagaimana Ikan Pertama Kali Menjelajah Daratan?

Oleh Desti Dwi Natasya pada 04 Oct 2026, 17:14 WIB

Tiktaalik

JAKARTA, Cobisnis.com - Kehidupan di daratan tidak selalu dihuni oleh hewan seperti yang kita kenal sekarang karena nenek moyang vertebrata sebelumnya berkembang di lingkungan perairan.

Dikutip dari kanal YouTube Kok Bisa?, Minggu (05/10/2026), salah satu bagian penting dalam perjalanan tersebut terjadi ketika ikan purba mulai menjelajahi lingkungan air tawar dan daratan.

Salah satu contoh yang dibahas adalah Tiktaalik, ikan purba berkepala pipih yang memiliki kemampuan bergerak menggunakan siripnya.

Tiktaalik diperkirakan hidup pada masa ketika sebagian vertebrata mulai mengeksplorasi lingkungan daratan yang penuh tantangan.

Berpindah dari air ke daratan bukan perkara mudah karena tubuh harus menghadapi gravitasi yang sebelumnya banyak dibantu oleh daya apung air.

Di daratan, perubahan suhu juga lebih ekstrem dan tubuh lebih mudah kehilangan air.

Proses reproduksi juga menjadi tantangan karena telur dan sperma tidak lagi berada dalam lingkungan air yang membantu proses tersebut.

Selain itu, organisme yang berpindah ke daratan harus menghadapi paparan sinar matahari, perubahan cuaca, hujan, badai, serta kondisi lingkungan yang lebih tidak stabil.

Meski begitu, daratan juga menawarkan keuntungan karena pada masa tersebut tumbuhan telah berkembang sementara pesaing dan predator tertentu masih relatif sedikit.

Vertebrata awal yang menjelajah daratan masih bergantung pada air, tetapi memiliki paru-paru tambahan dan sirip bertulang yang membantu pergerakan.

Dalam proses evolusi yang berlangsung selama waktu sangat panjang, struktur pada sirip kemudian mengalami perubahan sehingga dapat mendukung tubuh di daratan.

Leher juga berkembang sehingga kepala dapat bergerak lebih leluasa, sementara paru-paru menjadi semakin berkembang.

Perlindungan terhadap kehilangan air turut menjadi faktor penting sehingga tubuh mengalami berbagai perubahan yang membantu organisme bertahan di lingkungan darat.

Perubahan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berlangsung melalui proses seleksi alam selama jutaan hingga ratusan juta tahun.

Dari perjalanan panjang tersebut, kehidupan vertebrata akhirnya berkembang semakin beragam dan membentuk berbagai spesies yang sekarang menghuni daratan.