JAKARTA, Cobisnis.com - Perubahan bentuk makhluk hidup yang terjadi selama jutaan tahun merupakan hasil dari proses evolusi yang berlangsung secara bertahap.
Dikutip dari kanal YouTube Kok Bisa?, Senin (5/10/2026), evolusi berkaitan erat dengan variasi dalam suatu spesies dan proses seleksi alam.
Dalam satu kelompok makhluk hidup, keturunan dapat memiliki sejumlah perbedaan sifat dibandingkan induknya.
Sifat tertentu dapat memberikan keuntungan ketika lingkungan menuntut kemampuan khusus untuk bertahan hidup.
Misalnya, ikan yang mampu bergerak lebih cepat memiliki peluang lebih besar untuk menghindari predator dan bertahan hidup hingga menghasilkan keturunan.
Ketika kondisi lingkungan berubah, sifat yang sebelumnya menguntungkan juga dapat berubah sehingga organisme dengan karakter yang paling sesuai memiliki peluang lebih besar untuk bertahan.
Jika proses tersebut berlangsung dalam waktu yang sangat panjang, perbedaan antarkelompok dapat semakin besar hingga menghasilkan spesies baru.
Evolusi tidak berlangsung dalam hitungan tahun atau puluhan tahun, melainkan dapat membutuhkan waktu hingga jutaan bahkan ratusan juta tahun.
Gagasan mengenai perubahan kehidupan telah dipikirkan sejak lama oleh sejumlah filsuf dan ilmuwan, sebelum akhirnya teori evolusi berkembang menjadi salah satu dasar penting dalam ilmu biologi modern.
Salah satu tokoh yang berperan besar dalam perkembangan teori evolusi adalah Charles Darwin yang mengembangkan gagasan seleksi alam berdasarkan pengamatan terhadap beragam makhluk hidup.
Darwin bukan satu-satunya ilmuwan yang memikirkan mekanisme tersebut karena Alfred Russel Wallace juga mengembangkan gagasan seleksi alam secara independen.
Pemahaman mengenai evolusi kemudian membantu manusia melihat kehidupan bukan sebagai rangkaian makhluk yang berdiri sendiri, melainkan sebagai hubungan bercabang yang memiliki sejarah panjang.
Hubungan tersebut sering digambarkan melalui pohon kehidupan yang menunjukkan bagaimana berbagai spesies memiliki hubungan kekerabatan dan berasal dari nenek moyang bersama.
Gambaran pohon tersebut berbeda dari ilustrasi evolusi yang menunjukkan manusia sebagai puncak dari rangkaian perubahan lurus.
Setiap cabang mewakili garis keturunan yang berkembang dengan jalannya masing-masing, sementara sebagian besar makhluk hidup yang pernah ada di Bumi telah mengalami kepunahan.
Karena itu, manusia sebenarnya hanya merupakan salah satu cabang dalam pohon kehidupan yang jauh lebih besar.
Pemahaman tersebut menunjukkan bahwa keberadaan manusia tidak terpisah dari makhluk hidup lainnya karena setiap spesies memiliki hubungan dalam sejarah evolusi Bumi yang berlangsung selama miliaran tahun.