Sering Makan Gado-gado? Ada Hal yang Perlu Kamu Perhatikan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 05 Oct 2026, 11:38 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Gado-gado sering dianggap sebagai makanan sehat karena berisi beragam sayuran yang kaya serat. Namun, jumlah bumbu kacang yang digunakan dapat membuat asupan kalori dalam satu porsi meningkat.

Dokter spesialis gizi klinis Igus Ulfa Yaze mengatakan gado-gado pada dasarnya merupakan makanan yang tinggi serat dan dapat menjadi pilihan sehat. Masalahnya muncul ketika saus kacang yang digunakan terlalu banyak.

"Gado-gado itu tinggi serat, makanan sehat. Apalagi misalnya dicampur sama saus kacang. Enggak ada masalah. Yang jadi masalah kalau porsi saus kacangnya kebanyakan," ujar Yaze.

Menurut Yaze, kebiasaan mengguyurkan bumbu kacang hingga memenuhi atau menggenangi piring dapat menjadi sumber tambahan kalori. Kacang sendiri memiliki kandungan kalori yang tinggi, terlebih bumbu biasanya sudah digiling bersama gula.

"Kacang itu tinggi kalori. Ditumpahkan segitu banyak, terus itu juga kacangnya sudah digiling bareng sama gula, misalnya. Ya sudah, pasti akan lebih banyak kalori yang masuk," jelasnya.

Kacang sebenarnya tetap memiliki manfaat dalam pola makan. Bahan tersebut merupakan sumber protein nabati yang padat gizi, serta mengandung serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan menghindari bumbu kacang sepenuhnya, melainkan mengatur jumlahnya. Yaze menyarankan bumbu kacang dipisahkan dari isian gado-gado agar porsinya lebih mudah dikontrol.

Bumbu kacang juga dapat digunakan dengan cara dicocol, bukan langsung disiram ke seluruh isi piring. Cara tersebut membantu membatasi jumlah saus yang ikut dikonsumsi bersama sayuran.

Yaze menyarankan jumlah bumbu kacang dibatasi maksimal sekitar 2 sampai 3 sendok makan dalam satu porsi gado-gado. Dengan cara tersebut, kandungan kalori tambahan dari bumbu dapat lebih terkontrol.

Asupan kalori yang berlebihan dapat berdampak pada kesehatan karena dapat memicu penumpukan lemak dalam tubuh. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan obesitas.

Obesitas menjadi salah satu faktor risiko berbagai masalah sindrom metabolik, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Karena itu, jumlah kalori yang masuk tetap perlu diperhatikan meski makanan yang dikonsumsi terlihat sehat.

Makanan tinggi kalori juga dapat memengaruhi sistem penghargaan di otak melalui pelepasan hormon seperti dopamin. Seiring waktu, tubuh dapat mengaitkan makanan berkalori tinggi dengan sensasi kenikmatan.

Kondisi tersebut dapat mengganggu pengaturan rasa lapar dan mendorong seseorang untuk makan secara berlebihan. Karena itu, pilihan makanan sehat tetap perlu disertai pengaturan porsi.

Gado-gado tetap dapat menjadi pilihan makanan bergizi dengan kandungan sayuran dan kacang yang memberikan beragam nutrisi. Kuncinya adalah menjaga jumlah bumbu kacang agar manfaat makanan tidak diikuti asupan kalori yang berlebihan.