Bahlil Pastikan Stok BBM Sumut Aman, Distribusi Tersendat Akibat Sopir Mogok

Oleh Hidayat Taufik pada 18 Jul 2026, 21:45 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara tidak disebabkan oleh kekurangan stok.

Penegasan itu disampaikan Bahlil setelah menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (18/7/2026).

Bahlil mengatakan hasil evaluasi bersama Pertamina menunjukkan pasokan BBM di Sumatera Utara masih mencukupi. Gangguan yang terjadi berasal dari terhambatnya distribusi akibat aksi mogok sopir truk tangki.

"Stok BBM tersedia. Yang menjadi kendala adalah proses penyaluran karena sopir truk tangki mogok akibat adanya dinamika di lapangan," ujar Bahlil.

Ia memastikan kondisi tersebut kini telah ditangani. Distribusi BBM ke berbagai daerah di Sumatera Utara pun mulai kembali berjalan normal.

Untuk mempercepat penyaluran, pemerintah turut melibatkan personel TNI sebagai pengemudi truk tangki sementara. Langkah ini dilakukan guna menjaga pasokan BBM tetap sampai ke masyarakat selama aksi mogok berlangsung.

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa operasional distribusi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pertamina. Sementara itu, Kementerian ESDM berperan dalam penyusunan kebijakan dan regulasi di sektor energi.

"Alhamdulillah persoalan itu sudah diatasi dan sekarang distribusinya mulai kembali normal," katanya.

Di sela keterangannya, Bahlil juga menyampaikan candaan mengenai anggapan bahwa setiap persoalan teknis selalu dikaitkan dengan Menteri ESDM. Menurutnya, aksi mogok sopir hingga persoalan teknis kendaraan bukan merupakan kewenangan kementerian yang dipimpinnya.

Ia bahkan berkelakar agar kerusakan kendaraan, seperti masalah karburator, tidak sampai menjadi pertanyaan yang harus dijawab oleh Menteri ESDM.