BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 28 Aug 2026, 14:47 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia atau BEI resmi meluncurkan Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation pada Jumat, 28 Agustus 2026. Inisiatif ini menjadi langkah BEI memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Direktur BEI Jeffrey Hendrik mengatakan Saham Hijau diberikan kepada perusahaan tercatat yang memenuhi kriteria aktivitas ekonomi hijau dan atau transisi menuju ekonomi rendah karbon. Penetapan tersebut diharapkan memberi informasi yang lebih jelas kepada investor.

Menurut Jeffrey, Saham Hijau juga memberikan visibilitas lebih kuat bagi perusahaan. Informasi mengenai aspek keberlanjutan disusun secara terstruktur, terukur, transparan, dan telah melalui proses verifikasi independen.

Pada peluncuran perdana, BEI menetapkan tiga perusahaan tercatat dalam kategori Saham Hijau Transisi atau Green Equity Transition. Ketiganya adalah PT Hero Global Investment Tbk dengan kode HGII, PT Kencana Energi Lestari Tbk dengan kode KEEN, dan PT TBS Energi Utama Tbk dengan kode TOBA.

Ketiga emiten tersebut sebelumnya telah mengikuti proses piloting Penetapan Saham Berbasis Hijau. Proses tersebut melibatkan penyedia reviu eksternal, yaitu S&P Global Ratings dan PT Sucofindo.

Jeffrey menjelaskan IDX Green Equity Designation dikembangkan untuk membantu pasar mengidentifikasi perusahaan yang memiliki kontribusi terukur terhadap aktivitas ekonomi hijau maupun proses transisi. Langkah ini juga diarahkan agar aspek keberlanjutan semakin terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan.

Bagi emiten, penetapan Saham Hijau diharapkan dapat meningkatkan visibilitas di mata investor yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Status tersebut juga dinilai dapat membuka peluang memperluas basis investor dan akses terhadap pembiayaan berkelanjutan.

Sementara bagi investor, designation ini menjadi referensi tambahan untuk mengidentifikasi perusahaan yang memiliki kontribusi terhadap ekonomi hijau atau proses transisi. Penilaian tersebut didasarkan pada kriteria yang terukur dan telah melalui reviu independen.

BEI berharap inisiatif ini dapat meningkatkan kualitas keterbukaan informasi keberlanjutan di pasar modal. Dalam jangka panjang, Saham Hijau juga diharapkan mendorong lebih banyak perusahaan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.