Bill Gates Batal Sampaikan Pidato Utama Di KTT AI India Di Tengah Sorotan Kembali Kasus Epstein

Oleh Zahra Zahwa pada 20 Feb 2026, 02:53 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pendiri Microsoft, Bill Gates, membatalkan rencana penyampaian pidato utamanya dalam ajang AI Impact Summit di New Delhi, India, Kamis, di tengah sorotan baru terkait hubungannya dengan mendiang terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Dalam pernyataan resmi, Bill & Melinda Gates Foundation menyebut keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan matang agar fokus tetap pada prioritas utama konferensi kecerdasan buatan tersebut. Namun, tidak dijelaskan alasan spesifik pembatalan yang dilakukan hanya beberapa jam sebelum jadwal pidato. Sebelumnya, Gates dijadwalkan berbicara dalam AI Impact Summit yang disebut sebagai salah satu konferensi AI terbesar di kawasan Global South. Acara tersebut dibuka oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Sorotan Email Epstein

Keputusan ini muncul setelah rilis terbaru dokumen Departemen Kehakiman AS terkait Epstein. Dalam dokumen tersebut terdapat dua draft email dari 2013 yang tampaknya ditulis Epstein untuk dirinya sendiri. Email itu memuat klaim tidak terverifikasi bahwa ia memfasilitasi pertemuan seksual bagi Gates serta membantu memperoleh obat untuk menyembunyikan infeksi menular seksual dari istrinya.

Belum jelas siapa penulis sebenarnya dari draft email tersebut, namun Gates dengan tegas membantah tuduhan itu sebagai “tidak benar” dan “absurd.” Perwakilannya menyatakan bahwa dokumen tersebut justru menunjukkan upaya Epstein untuk menjebak dan mencemarkan nama baik.

Dalam wawancara dengan media Australia, Gates mengatakan bahwa email tersebut tidak pernah dikirim dan berisi informasi palsu. Ia juga menegaskan bahwa semua pertemuannya dengan Epstein hanya sebatas makan malam, serta membantah pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein atau terlibat dalam aktivitas ilegal apa pun.

Kehadiran Di India

Sebelum pembatalan, Gates diketahui telah berada di India dan sempat bertemu dengan Kepala Menteri Andhra Pradesh, N. Chandrababu Naidu. Dua hari sebelumnya, Gates Foundation India bahkan telah mengonfirmasi kehadirannya dalam forum tersebut. Kini, perwakilan yayasan di AI Impact Summit akan diambil alih oleh Ankur Vora, Presiden Kantor Afrika dan India.

Rilis dokumen terbaru ini kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai hubungan filantropis dan komunikasi antara Gates dan Epstein, meskipun seluruh interaksi yang terdokumentasi terjadi setelah Epstein divonis pada 2008 atas kasus terkait prostitusi. Kasus ini menambah tekanan terhadap Gates di tengah sorotan global terhadap akuntabilitas tokoh teknologi dan filantropi dunia.