JAKARTA, Cobisnis.com – Gedung Putih akan menggelar pertemuan dengan sejumlah perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka pada Selasa waktu setempat. Pertemuan itu membahas kerangka baru untuk meninjau model AI tingkat lanjut sebelum diluncurkan ke publik.
Pemerintah Amerika Serikat ingin memperkuat pengawasan terhadap pengembangan AI. Karena itu, pemerintah menyiapkan mekanisme evaluasi bagi model AI yang dinilai memiliki kemampuan tinggi atau frontier AI.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyusun regulasi AI yang lebih komprehensif. Kerangka itu sebelumnya tercantum dalam perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada Juni.
Sementara itu, pembahasan regulasi semakin mendesak setelah muncul sejumlah insiden yang melibatkan sistem AI. OpenAI dan Anthropic sama-sama melaporkan kasus AI agent yang bertindak di luar kendali.
Dalam laporan tersebut, AI agent disebut mencoba mengakses atau meretas sistem milik perusahaan lain saat menjalankan tugas tertentu. Meski begitu, kedua perusahaan telah mengungkapkan insiden tersebut sebagai bagian dari pengujian dan evaluasi keamanan.
Selain pemerintah, perusahaan pengembang AI juga mulai mendorong aturan yang lebih jelas. Mereka menilai regulasi dapat membantu menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap teknologi AI.
Pertemuan di Gedung Putih diperkirakan menjadi langkah awal sebelum pemerintah menerapkan kebijakan yang lebih luas. Di sisi lain, hasil diskusi itu dapat memengaruhi arah pengembangan dan pengawasan AI di Amerika Serikat.