Indonesia Dapat Minyak Rusia, Bahlil: Tidak Perlu Risau Soal Pasokan Energi

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 17 Apr 2026, 15:19 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan Indonesia akan mendapatkan pasokan minyak mentah dari Rusia sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut langkah ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk mengamankan pasokan di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah antisipatif agar Indonesia tidak mengalami gangguan suplai energi, terutama saat terjadi gejolak harga dan distribusi di pasar internasional.

Meski demikian, Bahlil belum mengungkapkan secara rinci terkait volume minyak yang akan diterima. Ia menyebut terdapat kesepakatan tertentu yang membuat detail tersebut belum dapat dipublikasikan.

Pemerintah menilai keputusan ini penting untuk memperkuat cadangan energi nasional. Dengan tambahan pasokan, stabilitas distribusi dalam negeri diharapkan tetap terjaga.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar energi global memang cenderung fluktuatif akibat konflik geopolitik dan perubahan kebijakan negara produsen utama. Kondisi ini membuat banyak negara mencari alternatif pasokan.

Indonesia pun tidak luput dari dampak tersebut, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan ketergantungan impor energi.

Kerja sama dengan Rusia dinilai menjadi salah satu opsi strategis, mengingat negara tersebut merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia.

Selain memperkuat pasokan, langkah ini juga berpotensi memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan energi nasional, termasuk dalam menjaga harga tetap terkendali.

Namun demikian, pemerintah tetap perlu memastikan bahwa kerja sama ini berjalan sesuai dengan prinsip kehati-hatian, termasuk mempertimbangkan aspek geopolitik dan ekonomi global.

Bahlil menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi. Ia memastikan pemerintah terus memantau situasi dan menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi perubahan signifikan.

Ke depan, diversifikasi sumber energi dinilai tetap menjadi kunci agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada satu sumber pasokan tertentu.

Langkah ini sekaligus menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan energi sebagai fondasi penting bagi stabilitas ekonomi nasional.