Indonesia Segera Miliki Dua Pabrik Baterai EV, Fasilitas Karawang Siap Diresmikan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 04 Aug 2026, 11:37 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik atau electric vehicle di Karawang, Jawa Barat, telah selesai dibangun. Pemerintah kini tinggal menunggu jadwal Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan fasilitas tersebut.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan seluruh pembangunan pabrik telah rampung. Menurutnya, fasilitas tersebut siap dioperasikan setelah diresmikan Presiden.

Pabrik baterai terintegrasi ini merupakan hasil kolaborasi PT Aneka Tambang Tbk, Indonesia Battery Corporation, serta konsorsium China CATL, Brunp, dan Lygend atau CBL. Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Bahlil menjelaskan Indonesia nantinya akan memiliki dua pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik. Sebelumnya pemerintah telah membangun fasilitas serupa melalui kerja sama dengan LG.

Menurutnya, pembangunan pabrik baterai menjadi bagian dari strategi hilirisasi mineral. Pemerintah ingin seluruh rantai industri baterai dapat berkembang di dalam negeri.

Proyek di Karawang memiliki nilai investasi sekitar US$5,9 miliar. Groundbreaking pembangunan dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Juni 2025.

Investasi tersebut diharapkan memperkuat industri kendaraan listrik nasional. Selain meningkatkan nilai tambah nikel, proyek ini juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru.

Pemerintah menilai keberadaan dua pabrik baterai akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok kendaraan listrik global. Langkah ini sekaligus mendukung target pengembangan industri berbasis energi bersih.

Bahlil menegaskan seluruh fasilitas telah siap digunakan. Saat ini pemerintah hanya menunggu waktu yang tepat untuk agenda peresmian oleh Presiden Prabowo.

Dengan rampungnya proyek tersebut, Indonesia semakin dekat menjadi salah satu pusat produksi baterai kendaraan listrik di kawasan. Pemerintah berharap investasi lanjutan terus mengalir untuk memperkuat ekosistem industri nasional.